Oknum Dosen Diduga Nyabu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Oknum Dosen Diduga Nyabu

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Narkoba ternyata sudah menjalar kemana-mana, bahkan ke oknum di tubuh dunia pendidikan. Di Makassar, Sulawesi Selatan, seorang professor yang juga guru besar salah satu universitas negeri ternama, ditangkap karena narkoba. Di Kota Semarang, seorang dosen yang diduga dari salah satu universitas negeri ternama juga ditangkap. Lagi-lagi diduga karena narkoba. Sungguh miris!

Penangkapan oknum dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Semarang oleh polisi itu atas dugaan terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabusabu.

Direktur Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Eko Widodo di Semarang, Senin (8/2), membenarkan penangkapan okbun tersebut pada hari Jumat (5/2).

“Ditangkap di daerah Jangli, waktu ada operasi antinarkotika,” katanya.

Oknum dosen berinisial YPA tersebut ditangkap di suatu rumah di daerah Jangli, Kota Semarang. Namun, Eko belum menjelaskan secara detail oknum dosen tersebut tersangkut dalam penyalahgunaan narkotika jenis apa.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang, termasuk oknum dosen Fakultas Hukum Undip itu.

Rumah tempat lokasi penangkapan tersebut diduga merupakan milik salah seorang rekan YPA.

Hingga saat ini, YPA masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah.

Sementara Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama dengan tegas akan memberikan sanksi sesuai ketentuan jika memang ada dosen dari universitasnya terbukti bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

“Sanksi disiplin PNS/ASN akan dikenakan jika dalam pemeriksaan terbukti adanya pelanggaran,” tulis Prof Yos.

Ia menambahkan, saat ini Undip masih menunggu konfirmasi resmi dari piihak berwenang tentang dugaan keterlibatan YPA dalam masalah narkoba tersebut.

“Undip sesuai prinsip hukum mengedepankan praduga tak bersalah dan apabila terbukti benar terlibat maka tentu proses hukum akan berjalan dan dipatuhi,” tegas Yos Johan.

Sementara Kepala UPT Humas Universitas Diponegoro, Nuswantoro Dwiwarno menyatakan memang ada dosen di Fakultas Hukum Undip yang berinisial YPA. Meski demikian ia tidak bisa memastikan apakah YPA yang diduga sedang pesta sabu.

“Kami sendiri belum ada kabar soal berita itu, belum ada konfirmasi dari pihak terkait juga apakah YPA yang dimaksud memang pengajar kami, jadi sejauh ini belum bisa berkomentar,” terang Nuswantoro Dwiwarno.

Ia yang juga pengajar di Fakultas Hukum menjelaskan pihak kampus akan menindaklanjuti terlebih dahulu informasi yang sudah dihimpun dengan berkoordinasi dengan pihak yang terkait.

“Kebetulan saya juga masih di luar Jawa, nanti jika ada konfirmasi lebih lanjut akan kami kabari,” imbuh Nuswantoro. (*/RAKYATJATENG)

 

To Top