Kejati Optimis, Sidang Jubilate Dilanjutkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kejati Optimis, Sidang Jubilate Dilanjutkan

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Hingga saat ini Pengadilan Tinggi Kupang (PTK) belum juga mengeluarkan putusannya atas upaya Banding yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU) Kejati NTT, terkait putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang atas terdakwa Jubilate Pandango.
Sosok mantan Bupati Sumba Barat itu sebelumnya telah disidangkan sebagai terdakwa perkara dugaan korupsi pengadaan sepeda motor di Kabupaten Sumba Barat.
Namun, majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut, memutuskan mengembalikan berkas perkara Jubilate ke JPU Kejari Waikabubak dan mengentikan persidangan dengan pertimbangan kondisi kesehatan Jubilate yang saat itu terus memburuk dan tidak memungkinkan untuk menjalani persidangan.
Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT Ridwan Angsar yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/2) mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus menunggu putusan Banding dari PTK.
Menurut Ridwan, upaya Banding terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang, dilakukan karena dalam amar putusan tersebut, tidak disebutkan bahwa apabila terdakwa sembuh, maka JPU bisa mengajukan kembali perkara ke pengadilan.
“Putusan itu seolah-olah sudah final. Makanya kita Banding. Padahal kan masih bisa dibikin in absentia,” ujar Ridwan.
Menurut Ridwan, pihaknya menilai putusan hakim yang menolak penuntutan JPU sangatlah prematur, karena putusan mendahului pemeriksaan pokok perkara dan tuntutan.
“Kita Banding karena belum ada tuntutan, tapi sudah diputus menolak tuntutan. Apalagi dalam amar putusan, tidak disebutkan bahwa jika korban sembuh, JPU akan limpahkan lagi perkara. Ini yang buat kami ajukan Banding,” beber mantan Kacabjari Seba itu.
Dengan upaya Banding, Ridwan optimistisme, hakim PTK akan mengeluarkan putusan yang mendukung JPU. Dengan demikian, persidangan untuk perkara tersebut tetap dilanjutkan.
Untuk diketahui, penetapan pengembalian berkas berdasarkan putusan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, yakni Khaerulludin (ketua) didampingi Jamser Simanjuntak (anggota) dan Ansyori Saefuddin (anggota), yang dibacakan dalam persidangan, Kamis (20/8/2015) lalu.
Saat itu sidang dihadiri JPU Kejari Waikabubak Didit A Nugroho dan Kejati NTT Herry Franklin. Termasuk Penasehat Hukum (PH) terdakwa Yohanis Daniel Rihi dan Wahab.
Dalam penetapannya, majelis hakim mengembalikan berkas perkara terdakwa, dengan pertimbangan kondisi kesehatan terdakwa tidak memungkinkan untuk menjalani persidangan.
Dalam beberapa kali persidangan, terdakwa Jubilate tak bisa hadir di ruang sidang. Meski hadir di pengadilan, namun karena kondisi kesehatan yang menurut medis sudah permanen, terpaksa terdakwa hanya berada di kendaraan yang membawanya ke Pengadilan Tipikor Kupang.
Majelis hakim juga menyatakan, penuntutan JPU tidak dapat diterima dan pembantaran terhadap terdakwa dicabut. Uang jaminan senilai Rp 100 juta pun dikembalikan kepada terdakwa. (joo/ays/TIMOR EXPRESS)
loading...
Click to comment
To Top