Produksi Perikanan Tangkap di Pati Melonjak Lima Kali Lipat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Produksi Perikanan Tangkap di Pati Melonjak Lima Kali Lipat

FAJAR.CO.ID, PATI – Produksi perikanan tangkap laut di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, selama 2015 naik hampir lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2015, hasil tanglapannya tercatat sebanyak 73,36 juta kilogram atau melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat hanya 16,14 juta kg.

“Melonjaknya hasil tangkapan nelayan juga diimbangi dengan nilai transaksi penjualan selama 2015 mencapai Rp630,5 miliar, sedangkan 2014 hanya Rp94,15 miliar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Sujono melalui Kabid Perikanan Tangkap Hery Trimoelyo di Pati, kemarin.

Ia mengatakan, lonjakan hasil tangkapan ikan di laut tersebut, tidak hanya disebabkan karena penambahan jumlah kapal nelayan, melainkan ada faktor lainnya.

Di antaranya, karena didukung peralatan modern, seperti ruang penyimpanan dingin (cold storage room) serta kemajuan alat tangkap dari kapal purse seine.

Selain itu, kata dia, kapasitas kapal juga semakin bertambah, sehingga bisa menampung hasil tangkapan yang lebih banyak dibanding sebelumnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, wajar jika hasil tangkapan nelayan sepanjang 2015 cukup besar.

Kondisi tersebut, dimungkinkan juga didukung dengan cuaca laut yang cukup mendukung para nelayan dalam menangkap ikan.

Dari delapan tempat pelelangan ikan (TPI) di Kabupaten Pati, TPI Bajomulyo II yang selama ini memberikan kontribusi terbesar terjadinya transaksi penjualan ikan hasil tangkapan nelayan.

Sepanjang 2015, tangkapan terendah dari TPI Bajomulyo II hanya 681.224 kg dengan nilai transaksi Rp8,16 miliar pada Agustus 2015, sedangkan paling besar pada Oktober 2015 sebanyak 3 juta kg dengan nilai transaksi mencapai Rp27,5 miliar.

Kontribusi terbesar kedua, yakni dari TPI Bajomulyo I, TPI Banyutowo, Dukuhseti.

Dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah serta kesejahteraan nelayan, Pemkab Pati juga membangun TPI baru di Banyutowo yang berjarak sekitar 100 meter dari TPI lama.

Adanya TPI baru tersebut, membuat nelayan mudah melakukan pelelangan ikan karena letaknya dekat dengan laut, sehingga ketika nelayan merapat hasil tangkapannya bisa langsung dijual di TPI baru.

Hal itu, diharapkan dapat memotivasi para nelayan untuk lebih produktif sehingga tingkat kesejahteraannya juga turut terdongkrak.

Pemkab Pati juga berharap retribusi dati TPI baru tersebut bisa ditingkatkan menyusul dukungan sarana dan prasarana yang baru.(*/RAKYATJATENG)

 

loading...
Click to comment
To Top