Waduh.. Suami, Istri dan Anak Kompak Banget Nyolong di Rumah Dinas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Waduh.. Suami, Istri dan Anak Kompak Banget Nyolong di Rumah Dinas

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Jimmy (49) mengajak istri dan anaknya mencuri di rumah dinas Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Selain istri dan anaknya, Jimmy juga mengajak temannya, Sani (42) yang tak lain adalah mantan suami istrinya.

Jimmy bersama istri, ank, dan temannya membobol rumah dinas BPDAS di Jalan Rapak Indah, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Tak hanya itu, Jimmy juga menyewa truk untuk menguras semua isi rumah dinas, seperi TV, kulkas, lemari, dan segala macam perabotan rumah tangga.

Aksi pencurian itu bermula ketika Jimmy melakukan survei keliling Samarinda, mencari rumah kosong. Tepat di tempat lokasi kejadian (TKP), Jimmy mendapati rumah dinas sedang kosong.

Bersama Sani, mereka lalu merencanakan perampokan dengan berbagi tugas. Jimmy bertugas menguras harta korban bersama anak dan istrinya, sementara Sani mengawasi keadaan di luar rumah.

Setelah yakin rumah yang menjadi sasaran mereka sepi, Jimmy lantas mencongkel jendela rumah korban. Setelah berhasil masuk, Jimmy meminta anak dan istrinya juga masuk. Barang-barang berharga seperti kulkas, TV, kipas angin dan lain-lain dikuras habis.

Untuk menyamarkan aksi perampokan itu, mereka berpura-pura sebagai penghuni rumah dinas tersebut dan hendak pindah rumah ke tempat lain.

Jimmy menyewa truk untuk mengangkut barang-barang dari dalam rumah, sehingga benar-benar terlihat seperti orang yang hendak pindah rumah.

Namun gerak-geriknya mereka dipantau seorang warga yang tidak pernah melihat pelaku sebelumnya. Curiga, warga tersebut lantas melapor ke Polsekta Sungai Kunjang.

Sontak saja polisi bergerak ke TKP. Tiba di lokasi, polisi hanya mendapati Jimmy yang kala itu hendak mengangkut barang ke motornya. Sementara anak, istri dan temannya sudah kabur. Jimmy lantas dibawa ke kantor polisi dan diperiksa.

Awalnya, Jimmy tidak mengaku melakukan pencurian. Namun setelah didesak, akhirnya Jimmy buka suara kalau aksi tersebut dilakukan terencana dengan melibatkan istri, anak dan temannya.

“Waktu saya lihat rumah itu kosong, saya ajak Sani buat ke sana,” ujar Jimmy kepada polisi.

Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang, Iptu Heru Susanto menjelaskan, masih ada pelaku yang belum tertangkap.

“Saat penangkapan salah seorang pelaku ZL berhasil melarikan diri. Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku,” tutur Heru, seraya menambahkan, pencurian itu terjadi pada Senin (8/2) sekitar pukul 16.00 Wita.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal pencurian pemberatan Pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal enam tahun penjara. (dah/sal)

loading...
Click to comment
To Top