PARAH: Polisi Dikeroyok, Hingga Babak Belur di Depan Istrinya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

PARAH: Polisi Dikeroyok, Hingga Babak Belur di Depan Istrinya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nasib tragis menimpa Bripda Dana Adhi Nugraha. Anggota Sabhara Polda metro Jaya di keroyok 4 orang berbadan tegap hingga babak belur. Tragisnya, Dana Adhi Nugraha dianiaya hingga diinjak-injak di depan istrinya di Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).

Pengeroyokan polisi ini berawal saat korban bersama sang istri berboncengan naik motor dari arah Menteng Jakarta Pusat menuju simpang Kuningan. Namun, mendekati gedung KPK jalanan dalam kondisi macet. Korban pun lantas melajukan kendaraan dari sisi kiri jalan dekat dengan trotoar.

Baru beberapa puluh meter menyusuri sisi kiri jalan, sebuah mobil jenis Honda Accord menghalangi laju motornya lantaran mobil tersebut terlalu memepet ke sisi kiri. Bripda Dana yang merasa terhalang lantas mengetuk kaca jendela mobil tersebut, seraya memintanya agar bergerak maju.

Rupanya pemilik mobil tersebut enggan menuruti permintaan Dana. Akhirnya korban terpaksa memajukan motornya dengan cara merapat sepepet mungkin ke trotoar jalan. Ketika itulah, tanpa sengaja spion kanan motor Bripda Dana menyenggol spion kiri Honda Accord itu.

Melihat spion mobilnya tersenggol, pengemudi mobil langsung turun dari kendaraanya dan mengejar korban yang hanya berjarak beberapa meter lantaran terhadang kemacetan di depannya. Tanpa ’babibu’  korban langsung ditarik pelaku seraya dipitingnya hingga terjatuh ke jalan.

Begitu korban terjatuh, langsung disambut pukulan telak ke wajahnya. Isteri korban yang saat itu tetap duduk dibelakang suaminya diboncengan motor ikut terjatuh dari motor. Di saat yang sama tiga pelaku lain yang sama-sama penumpang mobil menyusul turun dan langsung mengeroyok korban.

Menurut keterangan para saksi mata di lokasi kejadian, pelakunya rata-rata bertubuh tinggi besar, dengan perawakan tegap, rambut cepak, dan kulit agak hitam terbakar matahari. Beberapa pengendara motor lainnya yang melihat kejadian itu berupaya melerai pengeroyokan itu, namun para pelaku tak peduli dan terus saja menghajar korban yang sudah terkapar di jalanan.

Sementara sang istri hanya bisa menjerit minta pertolongan melihat sang suami dianiaya. Setelah puas para pelaku kembali ke dalam mobilnya dan langsung melaju menuju arah simpang Kuningan.

”Korban yang sudah tersungkur di jalanan masih saja diinjak-injak para pelaku pada bagian wajah dan kepalanya. Akibatnya korban mengalami luka robek pada bibir dan leher, serta banyak memar di kepala. Namun karena korban anggota Polda Metro Jaya, yang bersangkutan langsung melaporkannya ke polda,” terang Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Kompol Ali Yuzron di kantornya,  Jumat (12/2/2016).

Sedangkan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombespol Krishna Murti mengatakan kalau pihaknya sudah menerima laporan penganiayaan tersebut. Dipastikan Krishna kalau identitas para pelaku sudah diketahui, dan saat ini mereka sedang diburu.

”Pelakunya mengendarai mobil Honda Accord Hitam dengan nopol B 1327 SAA, pemilik kendaraan itu sudah kami dapatkan identitasnya, diduga pemiliknya adalah salah satu pelaku pengeroyokan itu. Jadi kami kejar pemilik kendaaraan itu dulu. Namun hasil penyelidikan kami para pelaku berada di dalam kendaraan yang sama,” papar Krishna di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Krishna saat ini korban masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakartan, namun kondisi korban sudah semakin membaik. ”Mudah-mudahan semua pelakunya segera tertangkap,” tandas Krishna. (ind/dil/jpnn)

Click to comment
To Top