Menteri Marawan Yakin, Daerah ini Akan Jadi Destinasi Wisata Terbaik Karena Dana Desa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Menteri Marawan Yakin, Daerah ini Akan Jadi Destinasi Wisata Terbaik Karena Dana Desa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kucuran Dana Desa ‎akan menyulap kawasan Hegarmukti, Cikarang, Bekasi menjadi salah satu destinasi wisata. Hal itu akan meningkatkan perekonomian daerah setempat.

Demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar saat meninjau penyerapan anggaran dana desa di Hegarmukti, Cikarang Pusat, Bekasi, Minggu (14/2).

Suara gamelan mengalun lembut dari depan rumah singgah Bale Panyindangan Jaga Satru. Rumah yang dibangun dari nangka tua itu dipakai untuk menyambut kedatangan Menteri Marwan.

Tahun 2015, Hegarmukti mengalokasikan dana untuk pembangunan turab dan irigasi. Pembangunan turab dilakukan di setu Rawabinong sepanjang 1100 meter dari luas setu 95 ribu meter persegi.

Menteri Marwan menyambut baik rencana pembangunan irigasi tersebut. Selain berdampak bagi pengairan, hal itu juga diyakini akan menjadi kawasan wisata yang dapat meningkatkan perekonomian da‎erah setempat.

“Kucuran dana desa akan jadikan Hegarmukti menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi,” jelasnya.

Marwan menambahkan, rawa seluas 95 ribu meter persegi itu seperti menjadi oase bagi masyarakat Bekasi. Karenanya, setiap hari, selalu saja ada pemancing yang datang. Bahkan, pada 19 Februrari 2016, di Rawa Benong akan diselenggarakan lomba memancing.

Lurah Hegarmukti Jamad Jais mengaku akan terus dimaksimalkan potensinya. Salah satunya adalah hendak membuat wisata air. Upaya ini untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar setu khususnya untuk mendapatkan nilai tambah. Untuk itu, Ia berharap bantuan dari pemerintah pusat.

“Dorongan dan bantuan dari pusat kami harapkan agar menjadi tempat wisata dan kampung adat yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Dia juga mengatakan bahwa ke depan, di setiap sisi setu akan ditanam pohon-pohon langka untuk pendidikan. Saat ini, yang sedang diusahakan adalah menanam pohon Binong sebagai trademark setu.

Berdasarkan riset Research Institute of Human and Nature (RIHEN), Rawa Binong menjadi setu yang paling ideal dari 187 setu di sekitar Ibukota Jakarta terkait pemanfaatannya. Rumah singgah ini terletak persis di depan Setu Rawa Binong.

Salim, staf desa Hegarmukti menambahkan, Rumah singgah terbuat dari pohon nangka tua. Meski baru dibangun, tetapi bahan utama rumah berasal dari empat generasi lalu.Rumah singgah menjadi rumah bersama bagi warga Hegarmukti. Juga menjadi semacam tempat berkumpul terutama saat bulan purnama. Biasanya, semalam suntuk warga lek-lekan alias begadang dalam acara ritual Ngabumbang. [wah]


loading...
Click to comment
To Top