Operasi Tangkap Tangan di Sorong, Polisi Ringkus 24 Orang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Operasi Tangkap Tangan di Sorong, Polisi Ringkus 24 Orang

FAJAR.CO.ID,  SORONG – Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Polres Sorong Kota, berhasil meringkus 24 orang dari salah satu barak indekos di belakang kompleks pasar sentral, Remu, Papua Barat.

mereka diringkus dalam penjaringan judi sabung ayam, pada Sabtu (13/2) malam lalu. OTT ini melibatkan unit Buser, Reskrim dan Sabhara dipimpin Kasat Reskrim AKP Dodi Pratama.

Operasi ini bermula dari adanya informasi warga yang mencurigai aktivitas keramaian tak biasa di barak tersebut. Dari arena yang dimaksud, juga terdengar teriakan-teriakan.

Setelah polisi melakukan pengintaian dan memastikan adanya aktivitas perjudian sabung ayam, polisi kemudian melakukan penggerebekan. Arena tertutup di teras barak kost, membuat para pelaku judi tak bisa berkutik. Mereka tak bisa lagi kabur dari penggerebekan tersebut. Karena di belakang, dipagar tembok tertutup dan hanya ada satu pintu keluar yakni di bagian depan yang sudah dijaga ketat aparat.

Terkejut mengetahui kedatangan aparat, para penjudi sabung ayam yang informasinya bermain dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah itu hanya bisa pasrah. Mereka dikumpulkan sebelum digelandang ke Mapolres untuk dimintai keterangannya.

Satu persatu para pelaku judi sabung ayam digiring ke truk polisi yang parkir di depan arena. Dalam hitungan polisi saat menggelandang pelaku cs, tercatat ada 24 orang yang turut diamankan. Namun, malam itu, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan berapa orang yang terlibat dalam perjudian. Karena tidak menutup kemungkinan dari 24 orang, ada yang hanya datang untuk menonton.

Setelah semua dinaikan dalam truk, polisi mengamankan beberapa ekor ayam jago yang diduga akan diadu hingga mati dari arena itu. Beberapa ekor ayam jago tersebut disita dan dimasukan dalam karung.

Salah seorang wanita yang tinggal di indekos tersebut mengaku tidak tahu menahu soal adanya arena judi sabung ayam. “Tidak tahu pak, kami sudah tidur kok tiba-tiba ada ribut-ribut begini,” jawabnya, seperti dikutip dari Radar Sorong, Senin (15/2).

Namun demikian, saat ia mengambil motor yang diparkir di luar arena, wanita itu mengaku biasa motornya sudah diparkir di dalam, tetapi karena saat ia pulang ada banyak orang, terpaksa parkir di luar. Ketika ditanya, berarti ia tahu adanya keramaian orang di teras, wanita itu hanya bisa diam.

Namun tak berapa lama, wanita ini akhirnya keceplosan dan menyebutkan jika keramaian itu biasa terjadi pada tengah malam. Ia sendiri tak menyangka jika perjudian sabung ayam akan digerebek polisi. “Iya kan tadi saya pulang orang ramai pak, biasanya kan kumpul tengah-tengah malam begitu,” ceplosannya. (reg/adk/jpnn)

Click to comment
To Top