Diduga Karena Asmara, Dokter Muda Ini Tewas Dibantai Teman – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Diduga Karena Asmara, Dokter Muda Ini Tewas Dibantai Teman

FAJAR.CO.ID, MANADO –  Dede Franco Luhulima (24), seorang Dokter Muda, warga kelurahan Tingkulu, Lingkungan VIII, Kecamatan Wanea Manado tewas dibunuh tersangka L 920-an) pada minggu (14/2) sekitar pukul 20.00 WITA.

tragisnya  mayat korban setelah dihabisi tersangka dibuang di jurang, jalan Simpang 3 Patokaan, Desa Talawaan, Kecamatan Dimembe Minahasa Utara.

Dugaan sementara motifnya asmara. Tersangka merupakan teman dekat korban, kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Dimembe, guna menjalani proses penyidikan.

Menurut kakak korban, malam itu sekira pukul 19.00 Wita, adiknya mendapat telepon. Kabarnya akan melakukan operasi pasien di salah satu Rumah Sakit di Kota Tomohon. Korban lalu pergi menggunakan mobil Toyota Etios Valco putih DB 1730 AZ.

Seperti dilansir Posko Manado (Grup JPNN), sekira pukul 23.00 Wita, Keluarga kaget mendapat informasi dokter muda ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Bagian wajah dan sekujur tubuh terdapat luka bekas tikaman. Luka tikam terdapat di kedua tangan, mulut, kepala hingga dada.

Sedangkan mayat korban pertama kali ditemukan Roy Bawole (40), warga Desa Patokaan menyebutkan, malam itu sedang berada di gubuk miliknya sedang makan malam bersama istrinya. Jarak gubuk korban dengan jalan raya sekitar 100 meter. Saat sedang makan ia mendengar dari jalan raya seperti ada orang menahan kesakitan. Saksi awalnya menyangka kalau itu suara binatang. Tapi karena penasaran, saksi mencoba mendekati sumber suara. Saksi lalu melihat ada mobil putih terparkir di pinggir jalan.

Saksi mendekati mobil dan mendapati pintu mobil terbuka dan banyak berlumuran darah di kursi mobil. Karena penasaran saksi mencoba ikuti bercak darah di rumput. Dan betapa terkejutnya saksi melihat sosok manusia tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

Saksi bergegas ke kampung dan memberitahukan ke aparat desa. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Polsek Dimembe. Mendapat laporan, petugas turun ke TKP dan mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Kandou Manado.

Selain itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku. Pelaku sendiri diringkus sekitar 7 jam pasca kejadian.

Kapolsek Dimembe AKP Thomas Afiran membenarkan sudah terima laporannya. Kasusnya sedang proses penyidikan. Tersangka telah diamankan. Dugaan sementara motifnya mengarah ke asmara,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Urban Wenang Manado.(ctr-05/lon/fri/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top