SIMAK: Ini Aksi Polisi Gadungan di Makassar, Wanita Dipacari dan Diperas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

SIMAK: Ini Aksi Polisi Gadungan di Makassar, Wanita Dipacari dan Diperas

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sentot (33), warga Jalan Rajawali, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa harus diamankan pihak kepolisian. Bagaimana tidak, pria pengangguran ini telah mengaku sebagai anggota polisi, untuk memuluskan aksi penipuan. Parahnya lagi, korban yang diincar adalah perempuan untuk dipacari dan diperas.

Motif sebagai polisi gadungan ternyata ampuh bagi Sentot untuk menjalankan aksinya. Terbukti, dia berhasil memperdaya Evi, warga Jalan Kakatua, Makassar; Sanci, warga Selayar; dan Rara, warga Sudiang.

Dalam menjalankan aksinya, Sentot mengaku polisi yang bertugas di Polsek Tamalate berpangkat briptu. Sudah beberapa bulan Sentot menjalankan modus penipuan sebagai polisi gadungan, akhirnya ditangkap di Jalan Kakatua oleh anggota Patmor Sabhara Polsek Mamajang, Senin (15/2/2016) sekitar pukul 21.00 Wita.

Sentot menjalankan aksinya melalui media sosial untuk menjaring para korbannya. Pengakuan Evi, setiap bertemu, pelaku hanya ingin ditemani jalan-jalan dan ditraktir makan. Sentor juga berhasil mengelabui keluarga Evi dengan meminjam uang Rp500 ribu dan mengambil berkas berharga dari keluarga Evi dengan alasan untuk data menjelang pernikahan.

Evi menjelaskan dirinya sudah berpacaran dengan polisi gadungan Sentot selama 6 bulan. Evi menceritakan, jika dirinya dijanji akan dinikahi dalam pakaian dinas seragam polisi. Namun, saat didesak, Sentot mengaku jika pernikahan dengan Evi blum bisa dilaksanakan karena menunggu kesiapan anggota polisi lainnya yang akan bersamaan.

Ternyata itu hanya akal-akalan Sentot yag ternyata sepat diketahui oleh Evi. Karena penipuannya diketahui, polisi gadungan Sentot sempat menghapus Evi dari pertemanan di media sosial.

Saat diperiksa di Polsek Mamajang, ternyata Sentot pernah ditangkap dan menjalani hukuman di Polres Makassar karena kasus yang sama, sebagai polisi gadungan pada tahun 2012. Kini, Sentot masin menjalani pemeriksaan di Polsek Mamajang untuk pengembangan kasus lebih lanjut. (arnhy/pojoksulsel)

To Top