Derita Hartini, Sebatang Kara Dalam Kelumpuhan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Derita Hartini, Sebatang Kara Dalam Kelumpuhan

FAJAR.CO.ID, PATI – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah kiasan yang menggambarkan hidup Hartini, warga RT 18 RW 1 Desa Winong, Kecamatan Pati Kota, Kabupaten Pati. Di rumah kecil berukuran 4 x 4 meter, wanita sebatang kara ini menghabiskan hidupnya di atas tempat tidurnya.

Dia hanya bisa tergolek lemah tak berdaya akibat penyakit aneh yang dideritanya, hingga sekujur tubuhnya menjadi lumpuh. Untuk hidup sehari-hari saja, wanita berusia 32 tahun ini hanya mengandalkan pemberian dan dirawat oleh para tetangga yang merasa iba.

Hartini sebelumnya tinggal bersama sang suami, Mad Sururi, warga Pucakwangi. Namun ironis, sejak ia mengidap penyakit tersebut, justru sang suami meninggalkannya dengan pergi merantau ke Malaysia, dan hingga kini tanpa ada kabar yang jelas.

“Penyakit ini sudah 2 tahun lalu. Saat itu saya sedang berada di kamar mandi, namun tiba-tiba terjatuh. Sejak saat itu saya dapat lagi berdiri sampai sekarang,” ungkapnya dengan nada kurang jelas sambil mencucurkan air mata.

Sementara itu, menurut keterangan tetangganya, Sucini, sejak Hartini menderita kelumpuhan tersebut, ia bersama para tetangga terdekatlah yang mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mulai makan, minum, hingga buang air.

“Warga disini merasa iba dengan kondisi Hartini yang hingga kini kondisinya tak juga membaik. Namun justru kian melemah, dan hingga tak mampu melakukan aktifitasnya sehari-hari,” ujar Sucini.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Winong, Jarnawi. Ia menjelaskan, sebenarnya pihak desa sudah berupaya mengobatkan Hartini. Namun,  berdasarkan diagnosa medis, belum bisa memastikan jenis penyakit yang diderita  warganya itu.

“Sehingga, kini kondisinyapun tak  juga kunjung sembuh. Saya juga berterima kasih atas kepedulian para tetangga yang membuat Hartini masih bertahan hingga kini,” jelas Jarnawi.

Lanjutnya, pihak desa sebenarnya sudah mengirimkan laporan kondisi Hartini ke pihak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dengan harapan mendapatkan penanganan maupun bantuan. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan dari dinas terkait tersebut.

“Warga dan pihak pemerintahan desa hanya berharap adanya uluran tangan dari pihak lain, setidaknya untuk pengobatan Hartini agar kondisinya dapat membaik,” harapnya. (ed/rakyatjateng)

 

 

Click to comment
To Top