Ini PR Walikota Semarang Terpilih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ini PR Walikota Semarang Terpilih

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Menjelang pelantikan walikota dan wakil walikota Semarang yang digelar Rabu (17/2, hari ini, red) di Lapangan Pancasila, Simpanglima Semarang, tugas berat menanti Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan wakilnya Hevearita G. Rahayu untuk membenahi Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menjelaskan tugas berat yang dimaksud meliputi kemacetan, infrastruktur perkotaan, dan kemiskinan serta yang tak kalah penting adalah mengatasi permasalahan banjir dan rob di Kota Semarang. “Ada empat prioritas yang harus dikerjakan walikota dan wakil walikota Semarang lima tahun kedepan, diantaranya permasalahan kemacetan, infrastruktur, kemiskinan, banjir dan rob,” kata Politisi PDI P di kantor DPRD Kota Semarang, Senin (15/2).

Sementara itu, Anggota komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono mengatakan hal utama yang perlu dibenahi yakni masalah Bus Rapid Trans (BRT). Dalam perkembangan transportasi perlu adanya masterplan. Saat ini ia menilai Pemerintah Kota (Pemkot) hanya menangani masalah secara reaksioner tanpa ada program yang serius. “Saat ini Pemkot menangani masalah BRT secara reaksioner, misalnya saat terjadi halte yang rusak baru bertindak, tapi tidak punya program yang serius untuk membenahi,” ujarnya.

Ia menambahkan penambahan koridor wajib dilakukan kalau Pemkot serius menangani kemacetan di Semarang.  Lebih lanjut, Pemkot perlu belajar dari Jakarta dalam hal pengelolaannya yang saat ini dikelola BUMD. Dengan dikelola BUMD maka pengelolaan BRT akan semakin mandiri. “Jika dikelola BUMD pengelolaan BRT akan semakin mandiri,” pungkasnya.

Ditanya mengenai persoalan banjir dan rob, ia mengatakan Hendi dan Ita lima tahun kedepan berkonsentrasi tidak hanya sifatnya reaktif. Pemkot perlu menyiapkan dimana saja wilayah pengendali dan resapan air. Kemudian di wilayah Semarang bawah, direncanakan ada empat embung, diantaranya di Muktiharjo, Kalicari, Tlogosari dan Bugen, targetnya lima tahun kedepan dapat berfungsi sebagai pengendali banjir. “Dan PR salah satunya optimalisasi Kalibanger, sudah bertahun-tahun persoalan Kalibanger belum tuntas. Semoga persoalan Kalibanger selesai pada walikota ini,” ujarnya.

Dari pantauan Rakyat Jateng, banjir dan rob masih terjadi diberbagai wilayah di Kota Semarang. Beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir dan rob yakni di Pengapon, Kaligawe dan Barito di bagian utara.

Nardi (36) warga Barito yang lapaknya tergenang banjir harus menanggung rugi lantaran dagangannya sepi. Ia mengatakan banjir yang terjadi di depan rumahnya berbulan-bulan terjadi dan tak kunjung surut. Beberapa pengendara motor terpaksa putar arah lantaran takut motornya mogok. Ia mengaku belum ada pihak pemkot dan dinas terkait yang terjun ke lokasi. “Banjir terus mas disini, jarang ada yang lewat, soalnya banjirnya lumayan besar,” ujarnya. (Ir/rakyatjateng)

 

 

 

loading...
Click to comment
To Top