Hati-hati, Pupuk Bersubsidi Tiruan Marak Beredar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Hati-hati, Pupuk Bersubsidi Tiruan Marak Beredar

FAJAR.CO.ID, KUDUS, RAJA – Usaha mikro kecil (UKM) menempati porsi terbesar dari seluruh pelaku usaha, khususnya di Jawa Tengah. Lebih dari 90 persen mereka menguasai dari total pelaku usaha sebanyak 7 ribu dari berbagai sektor. Di antaranya sektor industri, jasa, perdagangan, serta pertanian dan sektor lainnya.

Apabila semua sektor dari pelaku usaha (khususnya UKM) bisa digerakkan dengan lancar, betapa kuatnya perekonomian di negeri ini. Masyarakat di tataran bawah angkat terangkat kesejahteraannya seiring dengan meningkatnya pendapatan. Secara otomatis telah membuka ribuan bahkan jutaan lapangan kerja di semua sektor produktif.

Mencari pekerjaan sulit? Mungkin lebih tepatnya adalah kemalasan yang menghalangi seseorang untuk mau berusaha dan berkembang. Ya, mungkin gengsi atau alasan lain yang mendasari mereka tidak mau untuk berusaha. Yang jelas hasil yang besar dengan upaya minimalis dan instan sangat didambakan semua orang.

Melihat kondisi ini Pemkab Kudus menggagas untuk mendirikan toko online UKM guna membantu pemasaran. Sebab saat ini adalah eranya digital atau dunia internet.

“Kita percaya UKM di Kudus ini pinter-pinter dan juara-juara untuk memproduksi. Tapi kan hasil produksi butuh pemasaran. Nah, sambil menunggu gedung UKM, tidak ada salahnya bila kita menggagas adanya toko online untuk pemasaran bersama hasil produk UKM Kudus,” ujar Putut Winarno S.Stp, Kepala Bagian Humas Pemkab Kudus.

Dengan demikian, katanya, kedepan para UKM bisa hanya fokus dalam bidang produksi saja. Sebab hampir semua UKM yang berdiri personilnya adalah keluarga sendiri. Masih sedikit yang mempekerjakan karyawan lebih dari 5 orang. Memasuki dunia internet atau toko online adalah sebagai upaya untuk memiliki jaringan yang luas.

”Berkaca dari banyak negara, saat terjadinya krisis global, ekonomi yang masih bisa memperkuat negara adalah UKM bukan perusahaan-perusahaan besar. Karena itu kita siap memperjuangkannya. Salah satunya dengan memberdayakan UKM yang ada,” imbuhnya. (sf/rakyatjateng)

 

 

 

To Top