Tiga Pelaku Pemeras Bakul Batako Diborgol – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Tiga Pelaku Pemeras Bakul Batako Diborgol

FAJAR.Co.ID, PATI, RAJA – Tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap penjual batu bata putih berhasil dibekuk jajaran Polsek Jakenan. Ketiga tersangka tersebut adalah SL alias Wak (46), JK alias Mbendel (36), dan MG (40), semuanya merupakan warga Juwana.

Kasubag Humas Polres Pati, AKP Sri Sutati menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada 26 Desember 2015 lalu. Saat itu korban bernama Darmanto (43) warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur hendak menjual batu bata putih ke wilayah Gabus Pati.

“Saat itu Darmanto menanyakan alamat kepada tersangka SL seraya menunjukkan arah jalan Jakenan-Winong sambil berpesan kepada Darmanto, dengan mengatakan mengko nek balik liwat kene wae, nek liwat Pati rame ana balapan. Lalu SL ini memberikan nomor hp pada Darmanto,” terang AKP Sutati, Rabu (17/2) kemarin.

Lalu, sepulang dari menjual batu bata putih, korban dihadang oleh 4 orang tidak dikenal di Jalan Raya Winong – Jakenan turut Desa Dukuhmulyo. Tanpa curiga Darmanto memberhentikan truk yang dikendarainya. Kemudian, salah satu dari keempat orang tersebut memerintahkan korban untuk turun dan dengan nada mengancam orang tadi minta uang hasil penjualan batu bata putih.

“Endi duitmu hasil adol batako, nek ora mbok wenehke trukmu tak bakar kowe tak pateni kabeh,” ujarnya menirukan ancaman para tersangka.

Karena merasa ketakutan, korban akhirnya memberikan uang hasil penjualan bata sebanyak Rp1,4 juta. Bahkan, saat meninggalkan korban, salah satu tersangka sempat juga mengancam pada korban dengan kata-kata nek mampir nang polisi laporan tak pateni, tak obong trukmu lalu sambil pergi menaiki sepeda motor.

“Berkat keuletan anggota Polsek Jakenan, akhirnya pada Senin, 16 Februari lalu tiga tersangka berhasil diamankan,” ujarnya.

Sedangkan, hingga kini satu tersangka lain yakni SL alias Bambang (35) warga Desa Kauman, Juwana belum tertangkap sehingga dinyatakan buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kepada ketiga tersangka tersebut kami jerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.(ed/rakyatjateng)

 

 

 

Click to comment
To Top