Diduga Lecehkan Orang Gorontalo, Legislator Makassar ini Didesak Mundur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Diduga Lecehkan Orang Gorontalo, Legislator Makassar ini Didesak Mundur

FAJAR.CO.ID,  MAKASSAR,  – Ratusan massa dari Forum Indonesia Bersatu (FIB) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar pada, Kamis (18/2). Aksi yang dilakukan ini, berupa tuntuntan untuk meminta turunnya legislator Makassar, HM Yunus dari Jabatannya.

Jendral lapangan aksi unjuk rasa ini, Asmin Salvatore mengatakan, HM Yunus sudah melecehkan nama orang Gorontalo. “Kita sudah dapatkan laporan, Pernah di satu acara HM Yunus berkata, orang Gorontalo itu tidak bisa dipercaya,” ungkapnya.

HM Yunus dinilai telah menciderai pularitas bangsa, apalagi sampai memicu hadirnya isu-isu SARA. Tak hanya dari kalangan mahasiswa, Menurut Asmin, aksi unjuk rasa ini juga dilakukan oleh sebagian warga Gorontalo yang berdomisili di Makassar.

“Pokoknya kami mendesak Badan Kehormatan (BK) agar menindaki HM Yunus, karena sudah di luar dari cerminannya sebagai seorang wakil rakyat,” tegas Asmin.

Dalam aksi tersebut, Ketua komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan Abdul Wahab Tahir yang menerima aspirasi para demonstran itu mengatakan, Dalam hal ini pimpinan lah yang paling berwenang mengambil keputusan. Menuturya, dalam hal ini ia tak memiliki wewenang untuk melakukan pemanggilan terhadap legislator fraksi Hanura HM Yunus.

“Di sini saya hanya menerima aspirasi saja. Saya pun bukan anggota Badan Kehormatan, Jika yang dituntut itu adalah legislator Golkar saya pastikan akan segera bertindak memanggilnya,” jelasnya, di ruang rapat Banggar.

Tapi hal tersebut tak mendapat respon yang baik dari para demonstran. Mereka tetap menuntut jika bukan HM Yunus yang dihadirkan, paling tidak salah satu legislator fraksi Hanura yang bisa menerima aspirasi Forum Indonesia Bersatu.

Namun, Wahab Tahir tetap menjanjikan akan segera meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan, dalam hal ini Ketua DPRD Makssar Farouk M Betta. “Beliau lah yang memiliki wewenang untuk meneruskannya ke Badan Kehormatan,” tegas legislator fraksi Golkar ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Hanura DPRD Makasaar, HM Yunus membantah bahwa dia telah melakukan penghinaan atau tidak membenarkan tuduhan pengunjuk rasa tetang penghinaan yang dilakukan di Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi itu keliru.

“Itu sama sekali fitnah, bahkan tuduhan itu terjadi tiga bulan lalu, kenapa baru sekarang di persoalkan, ada apa ini,” ujarnya.

Sekertaris Komisi C bidang Pembangunan ini menjelaskan, yang terjadi di Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi pada bulan lalu itu tidak seperti apa yang dituduhkan. Pada pertemuan itu, Fraksi Hanura DPRD Makassar dan beberapa pengurus membicarakan program pemerintah kota Makassar. Sehingga ia tidak menampik jika gerakan ini merupakan gerakan pesanan untuk menjatuhkan dirinya di Muscab Hanura Makassar.

“Silahkan nilai sendiri, karena pembicaraan diisitu bersama fraksi Hanura tidak seperti apa yang dituduhkan, ” jelas HM Yunus. (Rakyatsulsel.com)

loading...
Click to comment
To Top