7 Alasan Murai Batu Tidak Gacor atau Kurang Berkicau, Nomor 3 Paling Penting – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hiburan

7 Alasan Murai Batu Tidak Gacor atau Kurang Berkicau, Nomor 3 Paling Penting

SALAH satu burung kicau yang paling digemari saat ini adalah Murai Batu. Burung ini memiliki kualitas kicau yang nyaris melebihi burung lainnya, sehingga disebut sebagai the best bird.’

Jangan heran banyak yang memburunya. Tentu sebagai seorang master pasti mengetahui cara membuat burung MB menjadi gacor, namun terkadang juga mengalami kendala dan harus melalui beragam uji coba.

Jika MB anda kurang gacor, atau kurang berkicau sedikitnya ada lima penyebabnya. Berikut lima alasan atau penyebab tersebut.

1. Burung Murai Batu tidak nyaman dengan kondisi lingkungan atau kediamannya. Misalkan, terlalu ada kebisingan yang terjadi di sekitar Murai Batu, sehingga Murai Batu tersebut akan mengalami kebingungan, maka yang terjadi adalah burung tersebut panik dan tidak berkicau sebagaimana mestinya. Solsuinya, jaga kondisi kenyamanan lingkungan, supaya sehingga Murai Batu benar-benar merasa nyaman.

2. Burung Murai Batu tidak sehat yang terlihat samar. Banyak yang tidak mengetahui kalau burungnya tidak sehat. Ciri utama burung tidak sehat adalah, kondisinya tidak bergairah, kurang ada pergerakan dan hanya berdiam. Gerakannya hanya sesekali terlihat, maka anda harus tahu bahwa burung Murai Batu anda tidak sehat. Semua hewan yang tidak sehat, maka tidak akan keluar kicauan atau suaranya, kondisi ini sama dengan manusia. Solsuinya adalah, periksa selalu kondisi kesehatan, dengan mengeceknya secara rutin setiap hari. Dan mengecek penyebab kondisi yang tidak sehat tersebut, sehingga memberikan perawatan yang tepat.

3. Burung Murai Batu tidak memiliki asupan makanan yang memadai. Hal ini ada dua: Pertama, jenis makanan. Anda harus mengetahui dengan pasti jenis makanan yang tepat pada Murai Batu, lihat kebiasaannya di hutan, misalkan jika menyukai jangkrik maka anda harus menyiapkannya, namun Murai Batu tidak hanya memakan jangkrik, dia juga memakan yang lainnya, maka anda harus memberikannya makanan tersebut secara bergantian, baik secara acak antara jangkrik dan serangga lainnya, sehingga tidak hanya satu makanan saja yang dikonsumsi.

Kedua, adalah porsi makan. Porsi makan Murai Batu berbeda-beda, anda harus mencobanya dengan cara menghitung jumlam dan jenis makanan yang dikonsumsi Murai Batu tersebut, hal ini supaya anda mendapatkan ukuran yang jelas. Burung yang kenyang akan selalu berkicau.

4. Burung yang ditangkap di hutan. Jika Murai Batu anda baru saja ditangkap di hutan, maka burung tersebut bisa dipastikan belum bisa gacor, ia akan terlihat diam, dan hanya sesekali mengeluarkan suara. Sebab Murai Batu tersebut masih menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Buruh waktu hingga bisa mencapai 2 sampai 3 bulan. Di sini anda harus bersabar.

5. Burung Murai Batu memasuki periode Mabung. Jika burung Murai Batu memasuki periode mabung, maka jangan anda khawtir, karena setelah periode ini ia akan kembali pulih, dan berkicau seperti biasanya.

6. Burung Murau Batu sudah tua. Jika Murai Batu anda telah memasuki usia tua, maka ia akan mengurangi kicauannya. Tidak seperti Murai Batu yang masih muda. Usai juga termasuk dalam salah satu penyebab burung kurang berkicau.

7. Murai Batu anda kurang didekatkan dengan sesama Murai Batu atau burung lainnya. Ini adalah pancingan yang tidak harus dengan Murai Batu atau sesama jenis, bisa juga pancingan dengan burung lainnya, misalkan letakkan saja Murai Batu anda berdekatan dengan burung Kenari, atau Pleci, dan burung Kicau lainnya. Hal ini akan membuat Murai Batu anda merasa tertantang untuk berkicau, sebab ada suku lain yang dilihatnya. Maka solusinya, buatlah pancingan.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Ternyata Penggemar Burung Kicau, Ini Burung yang Dipelihara Jokowi

 

loading...
Click to comment
To Top