Hendi : Jangan Ada Pungli – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Hendi : Jangan Ada Pungli

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) segera “tancap gas” menjalankan program-program yang sudah direncanakan.

“Jangan pakai ilmu ‘gedandapan’ (serba mendadak, red.) lagi, tetapi pastikan pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu,” katanya saat memimpin rapat koordinasi di Balai Kota Semarang, kemarin.

Rakor yang dihadiri jajaran SKPD, beserta camat dan lurah se-Kota Semarang itu dipimpin langsung oleh Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, didampingi wakil wali kota Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita).

Menurut dia, seluruh SKPD yang menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) dan berhubungan langsung dengan masyarakat tidak boleh lagi ada pungutan liar (pungli), terutama kecamatan dan kelurahan.

“Bersikaplah sederhana dan ‘low profile’. Kalau bertemu masyarakat, layani dengan baik. Kami ingin membuat perubahan di Kota Semarang berbeda dengan sebelumnya dalam satu bulan ke depan,” katanya.

Untuk mewujudkan perubahan di Kota Semarang, ia mengingatkan seluruh jajaran SKPD untuk segera “tancap gas” melakukan langkah-langkah praktis yang bermanfaat bagi masyarakat dan sesuai aturan.

Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), lanjut dia, harus menata parkir di kawasan Simpang Lima, Jalan Gajahmada, dan beberapa ruas jalan lainnya agar tidak semrawut.

“Akses keluar Bandara Ahmad Yani juga harus ditata. Halte-halte yang ada di jalan protokol harus diperbaiki, dari desainnya dibuat futuristik, namun simpel. Jangan pakai kaca, melainkan fiber,” katanya.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), kata dia, harus membuat taman-taman lebih rimbun seperti hutan kota, kemudian reklame-reklame liar yang menganggu keindahan kota juga harus dibersihkan.

“Mana-mana saja reklame yang menyalahi aturan, Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) harus segera mencopot. Reklame-reklame liar ini mengganggu keindahan kota,” katanya.

Dinas Bina Marga dan Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) juga tak luput dari pantauan Hendi. Mereka diminta lebih berani dalam melakukan upaya peningkatan kualitas dan pelebaran jalan.

“Dalam perizinan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) harus bisa mengurai. Banyak yang masih mengeluhkan perizinan, seperti waktu yang lama, kekurangan personel, dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu, Hevearita selaku Wakil Walikota Semarang mengajak seluruh pimpinan SKPD untuk selalu menjalin komunikasi dengan kepala daerah secara aktif, salah satunya melalui surat elektronik (surel). (*/RAKYATJATENG)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top