Nah Lho.. Muscab Hanura Makassar Hari Ini Batal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Nah Lho.. Muscab Hanura Makassar Hari Ini Batal

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Kota Makassar Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang rencananya akan dilaksanakan pada 22 Februari hari ini, kemungkinan batal dilaksanakan.

Hal itu dikarenakan, penetapan jadwal Muscab oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura tidak melibatkan ketua DPC, Jalaluddin Akbar sebagai penanggung jawab Muscab dan ketua steering comittee Muscab, Rum Majid sebagai pelaksana Muscab.

Ketidaktransparan dan arogansi yang diperlihatkan pihak DPD Hanura Sulsel terhadap pelaksanaan Muscab DPC Hanura Makassar ditanggapi ketua DPC Hanura Makassar Jalaluddin Akbar dengan melakukan perlawanan. Menurutnya, apa yang dilakukan DPD Sulsel tidak memperlihatkan dan mempertontonkan hal yang tidak demokratis dalam internal partai.

“Perlakuan yang dilakukan oleh DPD Sulsel Hanura terhadap DPC Hanura Makassar adalah sebuah tontonan yang tidak demokratis terhadap pelaksanaan proses demokrasi internal partai, bahkan ini tidak bisa dijadikan rujukan oleh masyarakat dalam proses demokrasi sebab memperlihatkan cara-cara yang tidak bermartabat,” terangnya, Minggu (21/9).

Ia menambahkan, bukti arogansi yang dilakukan oleh DPD Hanura terhadap DPC Hanura Makassar adalah ketika pada tanggal 23 Desember tahun lalu diajukan jadwal untuk melakukan Muscab. Namun, jadwal tersebut tidak diterima oleh DPD Hanura Sulsel dengan alasan belum ada rekomendasi calon dari Dewan Pimpinan Pusat Hanura.

“Sebelumnya kita sudah sangat siap untuk melaksanakan Muscab pada 23 Desember tahun lalu tapi ditolak oleh DPD dengan alasan belum mendapat rekomendasi yang kita juga tidak tahu kepastiannya,” ujarnya.

Sementara itu, ketua steering comittee Muscab Hanura Makassar, Rum Majid mengatakan hal yang sama. Bahkan, kata dia, munculnya calon ketua baru yakni HM Yunus yang diumumkan oleh DPD Hanura tidak sesuai dengan prosedur dan mekanisme penjaringan bakal calon ketua DPC Hanura Makassar.

Bahkan, ia menuding adanya oknum DPP dan DPD untuk memaksakan HM Yunus maju sebagai bakal calon ketua DPC Hanura Makassar dengan mengatasnamakan ketua umum DPP Hanura, Wiranto.

“Jangan sampai ada oknum-oknum DPP dan DPD yang merusak nama baik Pak Wiranto yang seolah-olah melakukan arogansi untuk menentukan ketua DPC yag diinginkannya. Kita tahu bersama bahwa Pak Wiranto itu adalah negarawan yang taat asas dan aturan sebab Pak Wiranto adalah Purnawirawan Jenderal TNI bintang empat yang juga mantan panglima TNI serta mantan menteri pertahanan dan keamanan,” terangnya.

Ia mengingatka, partai Hanura bukan milik pribadi Wiranto sebagai ketua umum. Namun, partai Hanura bisa jadi pemenang pemilu jika seluruh rakyat Indonesia mencintai partai Hanura.

“Partai Hanura bukan milik pribadi ketua umum (Wiranto, red) namun partai ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia oleh karenanya para pengurus harus berhati nurani bukan malah menunjukan sikap yang jauh dari slogan partai yang mengutamakan hati nurani,” jelasnya.

Ketika ditanya tentang pelaksanaan Muscab Hanura yang dijadwalkan oleh DPD pada, Senin 22 Februari hari ini,, ia mengatakan akan mengatur jadwal ulang. Menurutnya, hal itu dilakukan karena masih mengumpulkan aspirasi dari kader DPC Hanura Makassar.

“Kita pastikan besok (hari ini, red), kita tidak akan melakukan Muscab meski itu sudah dijadwalkan oleh DPP, sebab kita masih menunggu aspirasi dari kader DPC Hanura Makassar untuk menentukan jadwal yang tepat,” pungkasnya. (Rakyatsulsel.com)

loading...
Click to comment
To Top