Nur Alam Curhat, Menteri Jonan Siap Bantu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Nur Alam Curhat, Menteri Jonan Siap Bantu

FAJAR.CO.ID, KENDARI — Ada hal menarik ketika Menteri Perhubungan Ignasius Jonan didampingi Gubernur Nur Alam menempu perjalanan dari Bandara Haluoleo menuju Pelabuhan Amolengu, Konsel. Saat dalam perjalanan gubernur memanfaatkan peluang untuk menjelaskan pembangunan yang dilakukan di Sultra, terutama terkait perhubungan.

Saat melintasi jalan Negara yang mulus dari Moramo-Amolengu, gubernur pun mengungkapkan kelemahan jalan-jalan di Sultra adalah pemasangan rambu-rambu jalan yang terbatas. Bahkan, pada sejumlah jalan Negara belum dilengkapi rambu-rambu jalan, sehingga cukup rawan dalam keamanan berlalulintas.

“Alhamdulillah dalam perjalanan tadi pak menteri sudah menyetujui untuk menganggarkan pembangunan rambu-rambu jalan di tahun 2016,” kata Nur Alam, saat memberikan kata-kata penerimaan kedatangan Menteri Ignasius Jonan di Dermaga Pelabuhan Amolengu, Sabtu (20/2).

Permintaan itu hanyalah satu dari sekian banyak yang diungkapkan gubernur dalam perjalanannya mengantar Menhub yang mempuh jarak 90 km. Itu juga diungkapkan oleh Ignasius Jonan saat memberi sambutan. “Sultra harus bersyukur memiliki Gubernur Nur Alam. Gubernurnya ini cerdas, pintar ngomong. Sepanjang perjalanan tadi, beliau menunjukkan masih kurangnya rambu lalu lintas sebagai penuntun keselamatan masyarakat pengguna jalan. Ok, kita akan anggarkan pengadaan rambu bagi semua atau sebagian besar ruas jalan di Sultra melalui APBN Perubahan tahun ini, tetapi kalau ada hambatan pertanyakan ke anggota komisi V di depan kita, Umar Arsal,” ujarnya.

Tak hanya itu gubernur juga meminta Menhub untuk membantu mengatasi persoalan Teluk Kendari. Gubernur berharap menteri bisa membantu pengerukannya. Sebab pendangkalan yang terjadi sudah demikian parah. Pendangkalan tersebut bakal menyulitkan kapal-kapal dagang dan penumpang memasuki alur teluk itu. Masalah ini pun direspons oleh Menhub dengan mengatakan, pendangkalan pelabuhan merupakan kewajiban pemerintah untuk mengatasinya melalui program pengerukan, namun akan ditinjau dulu  seberapa mendesak untuk menjadi prioritas pembangunan.

Demikian juga persoalan bandara di Sultra juga diungkapkan gubernur. “Kami berterima kasi pemerintah pusat telah membangun bandara Matahora dengan megah. Kami berharap dukungan karena perlu dukungan pembenahan bandara lainnya di Sultra,” kata Nur Alam.

Terkait hal itu, Menteri Ignasius mengungkapkan, Sultra memiliki lima bandara dan semuanya telah berfunghsi dengan baik dan bisa dilandasi pesawat jet.”Lima bandara itu telah saya kunjungi tinggal Bandara Sugimanuru di Muna yang belum, namun sebentar saya akan liat walaupun dari udara. “Nanti kita liat bandaranya, kalau memang ada asset yang bisa dikelola Pemda kita serahkan, demikian pula sebaliknya,” katanya. (KP)

loading...
Click to comment
To Top