Ical Sakit, Penetapan Panitia Munas Golkar Ditunda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Ical Sakit, Penetapan Panitia Munas Golkar Ditunda

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penetapan panitia Munas Golkar 2016 ditunda, menyusul batalnya rapat pleno yang dijadwalkan, Rabu (24/2) malam secara mendadak.

Penundaan ini disebabkan karena kondisi kesehatan Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Riau, Aburizal Bakrie (Ical)tak memungkinkan untuk hadir. Ical sedang sakit.

“Karena begitu pentingnya rapat pleno ini, sebaiknya rapat kami tunda sampai beliau (Ical) sembuh,’’ ujar Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta.

DPP Golkar sendiri sudah merumuskan susunan kepanitiaan munas yang digodok sehari sebelumnya. Nah, hasil rapat itulah yang rencananya dibawa ke rapat pleno tadi malam, untuk diputuskan. Salah satu poin yang disepakati adalah sejumlah personel inti dalam panitia penyelenggara munas.

Namun susunan panitia tersebut memancing protes sejumlah kader Golkar. Salah seorang Wasekjen DPP Golkar hasil Munas Riau Doli Kurnia menyoroti ditunjuknya Nurdin Halid sebagai ketua steering committee (SC).

SC munas, kata Doli, seharusnya ditunjuk sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pembidangan di dalam struktur kepengurusan partai. Dalam hal ini, bidang yang menangani urusan organisasi DPP Golkar. Menurut Doli, perlu dibuka kesempatan kepada pihak lain yang belum pernah menjadi pimpinan SC. “Bukan hanya pernah, yang bersangkutan itu (Nurdin Halid, Red) sering menjabat SC,’’ tegas Doli.

Terakhir, Nurdin menjadi ketua SC pada munas Golkar di Bali akhir 2014. “Banyak yang punya kompetensi. Juga, ada 31 ketua bidang dan wakil Sekjen dalam DPP Golkar hasil munas Riau yang bisa dijadikan pimpinan panitia penyelenggara munas,’’ kata Doli.

Namun Sekjen DPP Golkar Idrus Marham membantah penundaan penetapan susunan panitia munas ini karena adanya protes di internal. “Ini karena Pak Ical sakit saja. Mungkin karena kecapekan. Paling akhir Februari sudah bisa terlaksana lagi,’’ tutur Idrus. (dyn/bay/c7/pri/adk/jpnn)

Click to comment
To Top