Pasca Putusan MK, Rusman Emba: Jangan Kasar Berpolitik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Pasca Putusan MK, Rusman Emba: Jangan Kasar Berpolitik

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muna, Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) mengaku cukup puas dengan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 3 TPS. Meski tidak seluruh gugatannya dikabulkan MK.

“Pertama kami berterima kasih atas putusan MK bahwa memang persoalan PSU ini juga menjadi salah satu materi gugatan kami di MK,” jelas Rusman Emba melalui telepon selulernya beberapa saat pasca putusan MK.

Dengan adanya putusan ini, peluang pasangan yang diusung koalisi partai PDI Perjuangan, Demokrat, Golkar dan PPP tentunya terbuka lebar. Apalagi selisih suara yang diperoleh ketika pilkada 9 Desember lalu hanyalah 33 suara.

Namun demikian, Rusman Emba berhadap dalam menghadapi PSU nantinya dirinya meminta kepada seluruh pihak baik birokrasi, KPUD dalam hal ini sebagai penyelenggara pemilu, Panwas sebagai pengawas pemilu, serta aparat kemanan untuk dapat bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

[baca juga: PHP Kada Muna, MK Putuskan PSU di Tiga TPS]

“Kami berharap juga dalam proses PSU ini tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat mencederai demokrasi khususnya di Muna seperti yang terjadi kemarin. Saya juga berhadap birokrasi dan penyelenggara bekerja sesuai tupoksi, jangan justru menjadi tim sukses dari pasangan salah satu calon,” pintanya.

Dengan adanya putusan ini, pasangan dengan Rusman Emba – Malik Ditu kian optimis dapat memenangkan pilkada Muna walau hanya akan dilakukan PSU di tiga TPS yakni, TPS 4 Kelurahan Raha 1, Kecamatan Katobu, TPS 4 Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu dan TPS 1 Desa Marobo, Kecamatan Marobo. “Kami optimis, kalau tidak ada intervensi dan rakyat menentukan pilihannya sendiri kami yakin kami bisa mendapat hasil yang maksimal,” tegasnya.

Olehnya itu, beberapa hari kedepan hingga pada saat PSU nantinya, pihaknya akan terus melakukan konsolidasi kembali bersama partai-partai pendukung, simpatisan dan pendukung.

“Konsolidasi akan dipertajam semakin lebih sistematis. Harapan kami pihak kepolisian, kemudian penyelenggara dan khususnya di Muna Barat dan Buton Tengah dalam kapasitas sebagai pegawai kita berharap jangan terlalu kasar dalam berpolitik karena dapat merusak demokrasi kita,” tutupnya. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top