Bocah Dua Tahun Dibunuh Kekasih Ayah Kandungnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bocah Dua Tahun Dibunuh Kekasih Ayah Kandungnya

FAJAR.CO.ID, PAMULANG – Kembali anak menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Seorang bocah laki-laki di Pamulang, Tanggerang Selatan bernama Marvel harus tewas meregang nyawa akibat sejumlah penganiayaan yang dialaminya.

Bocah 2,7 tahun itu diduga tewas setelah dianiaya oleh Ri alias Rianti yang tidak lain adalah kekasih dari ayah kandung Marvel sendiri, yakni Ray.

Peristiwa nahas ini ‎berawal ketika kedua orang tua Marvel bercerai. Oleh pengadilan diputuskan bahwa hak asuh Marvel diberikan kepada sang ibu. Namun karena khawatir tidak bisa menghidupinya, hak asuh akhirnya sepakat diberikan kepada Ray, sang ayah.

Usai perceraian tersebut, Ray pun berpacaran dengan pelaku dan tinggal serumah di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan. Marvel pun diserahkan pengasuhannya kepada tersangka Rianti. Namun bukannya dirawat, Marvel pun selalu dianiaya.

“Korban dirawat oleh Rianti di rumah sementara ayah korban bekerja. Setelah diurus sama Rianti kemudian anak itu meninggal kepalanya pecah‎‎,” ujar Kepala Subdit Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Suparmo.

Diketahui kasus ini sudah mulai disidik sejak tiga pekan lalu, tetapi baru Jumat (26/2) pihak kepolisian baru menemukan adanya indikasi kuat tindak pidana atas kematian Marvel. ‎Korps baju cokelat pun telah menggali kuburan Marvel untuk kepentingan autopsi. Awalnya polisi sempat mengira kematian Marvel adalah murni karena terjatuh saat kecelakaan.

Namun, dari keterangan ada tetangga yang melihat Rianti sering melakukan kekerasan pada Marvel semasa hidup. “Kami sudah ditetapkan tersangka, sekarang tinggal ditangkap saja‎,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat (26/2).

Setelah dibongkar dan diautopsi, hasilnya diketahui ada bekas luka akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala. ‎”Pecahnya tidak mengeluarkan darah tapi dalamnya retak‎,” imbuhnya.

Karenanya, polisi kini memburu Rianti. Suparmo mengklaim, bahwa pihaknya sudah memiliki cukup bukti untuk menangkap Rianti. “Pelaku kini menghilang. Kami sangkakan Pasal 80 UU no 35 tahun 2000 ancamannya 9 tahun soal kekerasan terhadap anak. Dan yang kedua pasal 351 ayat 3 penganiayaan yang mengakibatkan kematian‎,” tukasnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top