Dua Kali Kecelakaan, Ini Kata Rio Haryanto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Sport

Dua Kali Kecelakaan, Ini Kata Rio Haryanto

Rio Senang Lebih Cepat dari Rekan Setimnya

FAJAR.CO.ID, BARCELONA – Rio Haryanto menyelesaikan uji coba perdana Formula 1 di Barcelona dengan banyak pelajaran dan pekerjaan rumah. Dua kali mengalami insiden dianggapnya sebagai pengalaman berharga untuk segera bisa tampil lebih baik di tes berikutnya.

Kecelakaan di tikungan empat pada hari kedua uji coba, Kamis (26/2) membuat mobil MRT05 tunggangan Rio terhempas keluar trek dan menghajar pelindung dinding sirkuit. Kerusakan pada belakang mobilnya sekaligus menghentikan upayanya melanjutkan uji coba yang masih menyisakan dua setengah jam.

’’Aku sedang membiasakan diri dengan mobil dan mencoba menemukan limit-nya. Jadi aku sedikit terlalu agresif di tikungan 4,’’ ungkap pembalap Indonesia pertama di F1 itu seperti dilansir Motorsport.

Rio menjelaskan bahwa pada sesi pagi semuanya berjalan sesuai rencana. Selain itu banyak kemajuan dicapai. ’’Aku semakin percaya diri dengan tim Manor,’’ jelasnya. Karena itu dia berharap akan banyak mendapat pelajaran sebelum seri pembuka berlangsung di Melbourne 20 Maret nanti.

Peringkat empat di klasemen akhir GP2 musim lalu tersebut mengatakan hanya perlu membiasakan diri dengan MRT05. Makanya di hari terakhir dia ingin merasakan potensi maksimal mobil tersebut. ’’Aku masih sangat baru dengan mobil ini. Aku membuat kesalahan dan harus belajar dari pengalaman itu untuk tidak mengulangnya lagi,’’ paparnya.

Waktu belajar Rio tidak banyak. Hanya tersisa dua hari. Pada uji coba di trek yang sama pekan depan, empat hari akan kembali dibagi dua dengan rekan setimnya Pascal Wehrlein. ’’Aku berharap pada akhir uji coba pekan depan aku akan merasa lebih nyaman,’’ terang pembalap yang mengakhiri uji coba di posisi 11 itu.

Dengan line up pembalap rookie, Manor akan menghadapi awal musim yang berisiko. Pada satu sisi pembalapnya harus segera bisa tampil cepat menghadapi balapan. Sedangkan di sisi lain keduanya belum punya pengalaman dan harus cepat mempelajari mobil baru. Tapi Direktur Balap Manor Dave Ryan tak terlalu khawatir dengan hal itu.

’’Pascal datang sebagai juara (DTM). Dia sudah melewati ratusan kilometer dengan mobil F1 dan mobil berkelas di grid. Jadi dia berpengalaman,’’ tandasnya.

Menurutnya bagi Wehrlein isu utamanya adalah transisi ke tim baru. ’’Rio di sisi lain adalah kebalikannya. Dia baru pertama kali mengikuti uji coba. So pendekatannya harus berbeda. Tapi keduanya adalah anak-anak muda yang hebat. Aku menikmatinya,’’ paparnya. Dia juga menyatakan mobil Manor belum sampai pada potensi maksimalnya. Karena masih banyak akan datang di uji coba berikutnya. (cak)

loading...
Click to comment
To Top