KOCAK… Tentara Gadungan Pasang Pangkat Terbalik, Akhirnya… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

KOCAK… Tentara Gadungan Pasang Pangkat Terbalik, Akhirnya…

FAJAR.CO.ID, MANADO – Yanto Samatara (29), warga Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Minut, Manado, ketahuan belangnya. Mengaku sebagai anggota TNI dia menipu warga bahkan anggota TNI.

Lucunya, kedok pelaku terbongkar karena terbalik saat menggunakan pangkat. Pelaku diringkus anggota TNI, Jumat (26/2) sekira pukul 01.00 Wita di tempat kostnya. Saat itu, Yanto sedang bersama calon istri yang telah hamil lima bulan. Tersangka dan barang bukti diserahkan ke Mapolresta Manado.

Pria keturunan Jailolo, Halmahera ini diduga melakukan serangkaian kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota Raider Yonif 712/Wirabuana. Tak tanggung-tanggung, selain warga sipil, anggota di kesatuan yang sama menjadi korbannya.

Setelah diinterogasi, Yanto mengaku telah melancarkan aksinya sejak Oktober tahun lalu. Awalnya, pelaku mencuri sejumlah atribut TNI di Markas Yonif/712 Wirabuana dengan seorang temannya. Kemudian pelaku mengaku sebagai anggota TNI. Lucunya pangkat yang digunakan terbalik.

Seperti dilansir Manado Pos (Jawa Pos Group), di hadapan petugas dia mengaku pernah masuk penjara karena mencuri. Kini dia harus menerima kenyataan harus dengan polisi karena kasus yang tak jauh berbeda.

Dari tentara gadungan ini, polisi menyita motor milik anggota TNI, Satu unit mobil yang dipinjamnya, dua sepeda jenis Polygon dan Pasific.

Dari hasil curian itu, dia menipu seorang gadis yang kini menjadi calon istrinya. Ici Mene (21) bersama kedua orang tuanya dijanjikan akan dibelikan mobil dari gajinya sebagai anggota TNI.

Sertu Farlan, anggota intel Yonif/712 Wirabuana mengungkapkan, ulah pelaku telah banyak merugikan kesatuannya. “Dia telah banyak menipu orang dengan mengaku anggota di kesatuan kami. Ini tentu merugikan kami. Dia dengan sengaja mempermalukan kami,” katanya.

Kasubbag Humas Polres Manado Kompol Marsidi mengaku, pihaknya akan memproses kasus  ini sesuai ketentuan yang berlaku. “Yang bersangkutan akan langsung di proses sesuai ketentuan yang berlaku,” singkat Marsidi. (ctr-07/yuz/JPG)

To Top