14 Damkar Tidak Bisa Selamatkan Dagangan Rp1 miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

14 Damkar Tidak Bisa Selamatkan Dagangan Rp1 miliar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Pasar Yaik, yang berada di komplek pasar Johar Kota Semarang terbakar. Api muncul dari dalam salah satu kios penjual pakaian, pada pukul 20.15 WIB, Minggu (27/2).

Api melahap 6 kios yang berada di Blok M di samping pasar terbesar Jawa Tengah tersebut. Saat kejadian terjadi seluruh kios dalam keadaan terkunci, sementara api muncul dan merembet dari dalam kios sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran.

Untuk memadamkan api, petugas bersama warga harus membuka paksa kios tersebut menggunakan linggis.

Karena merasa khawatir api menjalar ke kios-kios yang lain. Para pedagang menjadi sibuk berlalu-lalang sambil berlarian mengevakuasi barang dagangannya ke lokasi yang aman.

Salah satu saksi yang berada di lokasi kebakaran, Ubay (22), menuturkan awalnya muncul kepulan asap dari dalam salah satu kios di kawasan Blok M Pasar Johar. Kemudian, Ia bersama tiga warga lainnya mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya. “Karena kiosnya terkunci, kami mendobraknya, agar tidak menjalar ke kios yang lain, apinya langsung kami siram,” tutur Ubay di lokasi kejadian.

Ia juga menambahkan, api muncul dari bawah tumpukan dagangan yang rata-rata berupa pakaian. Kios yang dipenuhi barang-barang mudah terbakar menjadikan api cepat menyebar dan sulit dipadamkan.

Mobil pemadam kebakaran datang di lokasi kejadian setengah jam kemudian. Api dapat ditaklukkan pada pukul 22.05 WIB setelah 14 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran.

Sumarsono, Kabid Operasional Pemadam Kebakaran Kota Semarang, menuturkan dalam upaya pemadaman kebakaran kali ini pihaknya dibantu oleh mobil kebakaran dari luar Kota Semarang. “Kebetulan hari ini sedang berlangsung acara perkumpulan pemadam kebakaran di Kota Semarang. Yang terlibat dalam pemadaman kali ini diantaranya dari Kendal, Jogjakarta, Kebupaten Semarang dan Kota Semarang sendiri,” ungkapnya kepada wartawan.

Hevearita G. Rahayu, Wakil Wali Kota Semarang, yang berada di lokasi kebakaran mengarahkan kepada para pedagang untuk tidak panik dan masing-masing menjaga barang dagangannya. “BPBD akan membantu pengamanan barang dagangan yang dievakuasi di Masjid Kauman, juga akan disediakan plastik untuk membungkusnya. Kami juga akan menyiapkan makan untuk para pedagang,” katanya

Hingga saat ini belum bisa diperkirakan berapa kerugian yang diakibatkan dari kebakaran ini.

Sakimin, salah seorang pedagang yang kiosnya ikut terbakar, mengaku telah berada di rumahnya di kelurahan Pandansari saat kebakaran terjadi. Setelah mengetahui kejadian kebakaran tersebut Ia kemudian kembali ke kiosnya. “Karena kebakaran ini saya sendiri rugi lebih dari Rp100 juta, kalo yang dibelakang kios saya Rp1 milyar mungkin lebih,” ungkapnya.

Ia tidak pernah menyangka, dalam kurang dari satu tahun dengan tragedi hangusnya Pasar andalan Kota Semarang, kebakaran melanda pasar yang hampir berdempetan dengan Pasar Johar tersebut. Ini merupakan kali kedua dalam rentan waktu yang cukup dekat Pasar Johar terbakar, setelah sebelumnya pada 15 Mei tahun lalu. “Saya masih sangat ingat, kebakaran ini persis dengan yang kemarin, sama-sama malam minggu bahkan jamnya juga sama,” tambahnya.

Akibat kebakaran ini, lalu lintas di Jalan Pemuda tak jauh dari lokasi kebakaran menjadi tersendat. Ini diakibatkan karena lalu lalang pedagang yang mengamankan dagangannya dan keluar masuk mobil kebakaran serta ramainya warga yang ingin melihat secara langsung kebakaran. (Jam/RAKYATJATENG)

 

loading...
Click to comment
To Top