Permata Tersembunyi di Perbatasan Aruk Kalbar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Budaya & Pariwisata

Permata Tersembunyi di Perbatasan Aruk Kalbar

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK – Lebih suka gunung atau pantai? Pilih deburan ombak atau air terjun? Snorkeling atau berendam di air dingin? Nah, bila bingung menentukan pilihan liburan, cobalah datang ke Sambas, Kalimantan Barat. Dijamin, Anda akan mendapatkan keduanya.

Ya, Sambas memang punya potensi wisata yang luar biasa. Bisa dibilang, inilah permata di beranda depannya Indonesia. Bagi yang suka pantai, cobalah datang ke Temajuk. Jaraknya hanya  4 kilometer dari Telok Melano, Malaysia. Sekitar 3 jam perjalan dari Kabupaten Sambas. “Perbatasan Indonesia Malaysia di Kalbar jika di eksplorasi, juga banyaj objek wisata yg keren-keren,” kata Meteri Pariwisata Arief Yahya.

Arief Yahya mencontohkan, Temajuk, yang memiliki garis pantai yang sangat panjang. Sekitar sekitar 60 kilometer. Saking panjangnya, tempat ini pun menjadi kawasan favorit penyu untuk bertelur. Soal penginapan? Tak perlu khawatir. Di Temajuk sudah tersedia penginapan yang memadai. Dan jika penginapan penuh, pengunjung bisa menginap di rumah warga. “Sambil promosi, sambil memperbaiki fasilitas dan infrastruktur ” kata dia.

Panoramanya? Jangan ditanya lagi. Pantainya masih alami. Langit biru, pasir putihnya terhampar luas, gugusan bebatuan granit, karang yang eksotis, semua bisa dinikmati. Penggila snorkeling juga bisa ikut happy di Temajuk. Teluk Atong adalah surganya snorkeling.  Dan setelah lelah beraktivitas, pengunjung bisa menikmati indahnya matahari terbenam di dermaga panjang yang ada di dusun Camar Bulan.

“Banyak yang bilang tempat ini seperti surga. Sepotong surga di ekornya Kalimantan, berandanya Indonesia,” tambah Kepala Dinas Pariwisata Olahraga Budaya Sambas, Asmani.

Sekarang dia dan warga sekitar Temajuk berusaha untuk mempromosikan wisata kepada orang-orang yang datang. Harapannya, pengunjung bisa membawa cerita Temajuk ke luar sana.

Di sisi lain yang lebih ujung lagi, ada Aruk. Letaknya ada Kecamatan Sajingan Besar. Dusun paling ujung di Kalimantan Barat. Wilayah daratnyanya berbatasan langsung dengan Biawak dan Kuching, Malaysia. Soal wisata, Aruk juga tak kalah dengan Temajuk. Cuma bedanya di Aruk tak ada pantai. Tak bisa snorkeling. DI sini hanya ada air terjun yang memancarkan panorama yang tak kalah eksotisnya dengan Temajuk.

Jalan menanjak dengan tingkat kemiringan sekitar 60 derajat sejauh 2 km menjadi tantangan tersendiri saat ingin menjejakkan kaki ke air terjun Riam Berasap Namun, Anda tak bakal merasa lelah jika menikmati pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan. Udara sejuk dan hamparan perkebunan karet yang berkolaborasi dengan tanaman lada milik warga mengelilingi tempat wisata ini. Sangat asri. Nyaris tak pernah terjamah tangan manusia.

Selesai jalan menanjak, Anda belum bisa langsung menemukan air terjun tersebut. Masih ada rute datar sekitar 500 meter yang harus dilewati. Lokasinya, ada di balik bebatuan besar.

Setelahnya: Amazing. Panorama indah langsung memanjakan mata. Tim Wonderful Indonesia yang berkunjung ke Riam Berasap kompak mengatakan satu kata: WOW! Viewnya tak kalah cantik bila dibanding air terjun Escudero di Filipina. Langit biru, airnya jernih. Karakternya beda dengan air terjun kebanyakan. Dengan lebar sekitar 80 meter, air terjun Riam Berasap seperti bukit batu di sekitarnya. Dari atas, air seolah terlihat seperti merambat di bebatuan.

“Ini potensi pariwisata yang besar. Selama ini kami kesulitan memasarkannya karena tak banyak orang yang berkunjung. Saya kira  Festival Wonderful Indonesia bisa jadi solusi. Makin banyak orang yang datang, makin banyak juga yang tahu Air Terjun Riam Berasap. Mudah-mudahan ini  bisa jadi destinasi wisata bagi warga perbatasan di Malaysia,” harap Kepala Dinas Pariwisata Olahraga Budaya Sambas, Asmani.

loading...
Click to comment
To Top