Selamatkan Kawasan Senayan, DPR Diminta Panggil Ahok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Selamatkan Kawasan Senayan, DPR Diminta Panggil Ahok

UNTUK menyelamatkan Taman Ria Senayan sebagai Ruang Terbuka Hijau, DPR periode sekarang diminta untuk memanggil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pasalnya, di atas lahan yang sudah diputuskan sidang paripurna DPR sebagai RTH menurut rencana bakal dibangun apartemen dan mall. Bahkan aktifitas pengerjaan proyek tersebut sudah dilakukan.

“Melihat realitas itu, DPR sekarang seharusnya tak diam sana. Pembangunan proyek di eks Taman Ria Senayan melanggar keputusan sidang paripurna. DPR harus memanggil Ahok,” tegas mantan Ketua DPR, Marzuki Alie kepada wartawan, Minggu (28/2).

Menurut dia, DPR bisa saja memanggil Ahok apalagi dalam hal ini ada keputusan DPR yang dilanggar. Marzuki menegaskan selama keputusan itu belum diubah dan sampai saat ini belum dibatalkan berarti tetap harus ditegakkan.

“Anggota DPR harus menagihnya karena itu keputusan paripurna,kecuali anggota dewan sekarang berkhianat dan diam-diam merubah keputusan itu,” tegasnya lagi.

Kalau hal itu terjadi, menurut Marzuki, maka masyarakat bisa melaporkan dewan sekarang ke MKD agar jelas siapa yang merubah keputusan paripurna tersebut.

“Siapa saja anggota masyarakat bisa melaporkan saja,karena itu menyangkut hak publik” tegasnya.

Sejauh ini Marzuki hanya ingin berprasangkan baik terhadap Ahok karena bisa saja dalam masalah kawasan Taman Ria Senayan, dia kurang mendapatkan masukan yang benar. Makanya  menjadi tugas masyarakat termasuk dirinya untuk mengingatkan Ahok.

“Mungkin masukan yang diterima Ahok dari bawahannya tidak imbang, tugas kita menyampaikan dulu. Saat ini seharusnya ruang terbuka hijau itu besarnya 35 persen, namun yang tertinggal kini tidak lebih dari 9 persen.Ini menjadi tugas Ahok untuk mengembalikan kawasan ruang hijau terbuka sesuai peraturan,” jelasnya.

Ahok katanya lagi, harus menjaga konsistensinya dalam menegakan kepentingan publik. Jangan ketika berhadapan dengan masyarakat kecil semua dihajar, tapi dia memakai bahasa berbeda ketika berhadapan dengan konglomerat.

“Ahok harus menjaga betul supaya jadi negarawan dan masyarakat  tidak melihat Ahok tebang pilih,” demikian Marzuki.[dem/rmol]

loading...
Click to comment
To Top