80% Panitia Munaslub Kader Golkar dari Kawasan Timur Indonesia, Beruntungkah SYL? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

80% Panitia Munaslub Kader Golkar dari Kawasan Timur Indonesia, Beruntungkah SYL?

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Pembentukan panitia pelakasana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar memang masih dibahas dan berjalan alot. Tetapi dari susunan awal kepanitian Munaslub Golkar, 80 persen adalah kader Golkar dari Kawasan Timur Indonesia (KTI). Apakah ini akan menguntungkan Calon Ketua Umum (Caketum) Golkar yang berasa dari KTI?

Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Adi Suryadi Culla mengatakan, tentang isu 80 persen susunan kepanitian Munaslub adalah kader Golkar di KTI yang akan menguntungkan Caketum Golkar yang berasal dari KTI tidak akan mudah dibuktikan.

Dosen pasca sarjana Unhas ini menyebutkan, penentuan siapa yang akan memimpin partai berlambang pohon beringin ini akan ditentukan oleh pemilik dan bukan dari panitia pelaksana Munaslub Golkar.

“Saya ragu kalau itu akan menguntungkan Caketum Golkar dari Indonesia Timur seperti Pak Syahrul (Yasin Limpo) dan Pak Idrus Marham. Kecuali kalau ada manuver politik yang dibuat oleh panitia Munaslub,” ujarnya kepada pojoksulsel.com saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (28/2/2016).

Menurutnya, jika panitia melakukan manuver politik seperti mengarahkan pemilik suara kepada salah satu caketum, maka bisa dipastikan Munaslub Golkar akan berjalan sengit dan dipenuhi protes dari kader.

“Kalau ada manuver yang dilakukan panitia, akan menimbulkan resistensi terhadap pelaksanaan Munaslub. Memang tak bisa dipungkiri ada kedekatan emosional antara Pak Nurdin Halid dengan Idrus Marham,” tutur dia.

Sekedar diketahui, usulan nama panitia pelaksana Munaslub Golkar sempat memanas dan alot dikarenakan hampir 80 persen panitia berasal kader Golkar Indonesia Timur, yakni Theo Sambuaga, Yorrys Raweyai, Nurdin Halid, Zainuddin Amali, dan Erwin Aksa.

Sementara nama Caketum Golkar sudah bermunculan, dari KTI ada nama seperti mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, Sekjend Golkar Idrus Marham, dan Syahrul Yasin Limpo. (ihwan fajar/pojoksulsel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top