PARAH! Sudah Tiga Bulan Honorer di Daerah Ini Belum Gajian – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

PARAH! Sudah Tiga Bulan Honorer di Daerah Ini Belum Gajian

FAJAR.CO.ID, BATAM – Hari ini, sudah memasuki bulan ketiga dari tahun 2016. Namun tenaga harian lepas (THL) masih juga belum menerima gaji. Proses verifikasi, masih berjalan setengah. Dan Pemko Batam, tak jua memberikan kejelasan kapan verifikasi ini selesai.

“Saya tak berani kasih target (untuk penyelesaian verifikasi honorer),” kata  Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Pemko Batam, M Syahir seperti dikutip dari batampos.co.id (Grup Fajar), Senin (29/2).

Walikota Batam, juga sebentar lagi akan berganti. Syahir masih tetap, belum juga bisa memastikan kapan membayarkan hak para THL. “Mengenai proses penghitungan beban kerja per unit, masih separo (setengah,red) baru kelar,” ucapnya.

Tak ingin jawabannya menjadi polemik, Syahir mengatakan untuk bertanya saja ke Walikota Batam. “Tanya pak wali, takut salah saya,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Batam Ahmad Dahlan masih memberikan jawaban yang sama dengan sebelum-sebelumnya. “Secepatnya,” jawabnya diplomatis.

Dahlan berdalih bahwa untuk verifikasi ini tak bisa selesai dalam waktu dekat. Sebab pihak BKD juga harus bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Dan tak bisa mengambil jalan pintas. “Itu akan melanggar ketentuan yang ada,” tukasnya.

Mengenai proses verifikasi, jawaban Dahlan dan Syahir berbeda. Dahlan mengatakan bahwa proses tersebut sudah hampir selesai. Menurutnya, hanya tinggal satu dinas saja yang belum memberikan laporan verifikasi lanjutan.

“Saya lupa dinas apa,” ungkapnya.

Saat ditanyai berapa kebutuhan pegawai di lingkungan Pemko Batam, dari hasil verifikasi lanjutan. Dahlan mengaku lupa, ia mengatakan tak pegang data hasil verifikasi tersebut. “Aduhh lupa saya,” Dahlan berkilah.

Dahlan berjanji honorer akan gajian dalam waktu dekat. “Sabar, dalam waktu dekat ini akan selesai,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa tenaga kerja yang paling banyak dibutuhkan di Batam adalah guru. “Kita masih butuh guru,” terangnya.

Masih banyak daerah hinterland yang kekurangan guru. Sehingga menurutnya Batam masih butuh penambahan “pahlawan tanpa tanda jasa” ini. (ska/ray)

To Top