Pemanasan Dengan Film Dewasa, Remaja SMP ini Nekat Saling Garap di Pematang Sawah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pemanasan Dengan Film Dewasa, Remaja SMP ini Nekat Saling Garap di Pematang Sawah

FAJAR.CO.ID, TUBAN – Mawar (nama samaran), siswi SMP di Tuban pasrah ditiduri di pematang sawah setelah sebelumnya diajak nonton video porno oleh pria beristri bernama Muhammad Ali Mas’ud (19).

Mawar dan Ali tak hanya sekali berhubungan badan. Sejak pacaran, Mawar dan Ali sudah berhubungan badan 4 kali. Bahkan, Ali pernah merekam adegan panas mereka dengan menggunakan ponsel. Kini, Mawar sedang hamil 7 bulan.

Ali sendiri diketahui sudah punya istri. Bahkan, dia punya anak berusia empat bulan. Kendati demikian, Ali mengaku siap tanggung jawab untuk menikahi Mawar.

Hanya, Ali tetap harus berurusan dengan hukum. Sebab, Warga Dusun Sembungrejo RT 04/RE 03 Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban itu diduga melanggar undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kepada polisi, Ali mengaku pernah merekam adegan intimnya dengan Mawar. Namun, ponsel yang digunakan untuk merekam adegan tak senonoh itu sudah dijual. Video adegan seksual di ponsel itu juga sudah dihapus.

“Iya empat kali (berhubungan badan), tapi hanya sekali merekam dengan HP. Videonya sudah dihapus sebelum HP itu dijual,” ujar Ali di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tuban, Senin (29/2/2016).

Menurut Ali, dia pertama kali berhubungan badan dengan Mawar pada hari Minggu (19/7/2015). Selanjutnya, Ali dan Mawar kembali berhubungan badan pada Kamis (23/7/2015).

Kemudian, Ali kembali menggagahi Mawar untuk yang ketiga kalinya pada hari Rabu (29/7/2015), dan terakhir berhubunngan badan pada Sabtu (8/8/2015). Hubungan intim dilakukan saat Mawar pulang sekolah sekitar pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati mengatakan, Ali berhubungan badan dengan Mawar di pematang sawah.

“Awalnya mereka janjian menuju ke areal persawahan yang ditanami jagung. Saat sedang sepi, pelaku memutar video porno. Tak lama kemudian, pelaku merayu dan bertindak asusila kepada korban hingga terjadilah persetubuhan itu,” ujar Elis. (one/pj1)

 

To Top