Tahun Depan, DOB Kotamadya Kolaka Diusulkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Tahun Depan, DOB Kotamadya Kolaka Diusulkan

FAJAR.CO.ID, KENDARI — Tekad Bupati Kolaka, Ahmad Sjafei untuk membentuk daerah otonomi baru, Kotamadya Kolaka telah begitu bulat. Keinginan itu diungkapkannya secara terbuka dihadapan forum pimpinan daerah, pejabat sipil dan militer serta berbagai lapisan masyarakat yang menghadiri HUT 56 Kabupaten Kolaka, Senin (29/2/2015).

“Saat ini, kami sedang membuat kajian akademik untuk perencanaan kotamadya. Kami menargetkan, paling lambat tahun depan Kolaka kami usul menjadi kotamadya,” kata Ahmad Safei, yang mendapat sambutan hangat peserta upacara.

Sebagai bentuk keseriusan itu, maka berbagai langkah percepatan pembangunan dilakukan, baik di Kota Kolaka maupun di wilayah lainnya. “Saat ini kami sedang membenahi infrastruktur seperti pengaspalan Jalan By Pass dan pelebaran Jalan Pemuda. Selain itu, kami juga menarget pengaspalan di setiap kecamatan minimal 2 kilometer per tahun per kecamatan,” ungkapnya.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei juga sangat optimis mampu menyejajarkan Bumi Mekongga dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia. Berbagai potensi yang dimiliki daerah tersebut baik di laut maupun di darat. Hasil-hasil kelautan cukup menjanjikan. Komoditas pertanian tumbuh subur di Bumi Mekongga. Belum lagi masalah pertambangan, Kolaka kaya dengan kandungan perut buminya.

“Kolaka ini punya potensi yang begitu besar di laut, darat, serta di perut bumi. Kalau di laut ada perikanan dan rumput laut, sedangkan di darat ada perkebunan seperti kakao dan cengkeh, dan di perut bumi juga ada tambang,” katanya.

Pasangan Muhammad Jayadin itu mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Kolaka sebelumnya. Pasalnya Kolaka yang terlihat hari ini tidak lepas dari peran para bupati sebelumnya. “Terima kasih saya ucapkan kepada Muhammad Yakub SilondaE hingga Amir Sahaka. Sebab Kolaka yang terlihat hari ini juga tidak lepas dari program yang mereka bangun,” ucapnya.

Mantan Sekda Kolaka itu juga meminta para alim ulama, tokoh masyarakat, serta pengusaha untuk berkoordinasi dalam membangun daerah. Sebab, tanpa koordinasi yang baik dengan pengusaha, alim ulama dan tokoh masyarakat maka pemerintah akan kesulitan dalam membangun daerah. (KP)

loading...
Click to comment
To Top