Pelaku Begal yang Menewaskan Aktivis Sulsel, Kini Diringkus – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pelaku Begal yang Menewaskan Aktivis Sulsel, Kini Diringkus

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Personel Resmob Polrestabes Makassar meringkus pembegal Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) Musyarrafah pada Minggu (21/2/2016). Akibat luka di kepalanya, Musyarrafah menjadi korban teas begal saat itu.

Pelaku bernama Gunawan alias Agung (23) ditangkap, Rabu (2/3/2016) malam. di tempat kumpulnya di Jalan Mawas.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah melakukan aksinya di 8 TKP di Makassar, salah satunya telah membegal aktivis Aisyiyah Sulsel, Musyarrafah hingga tewas.

Baca : Innalillahi.. Aktivis Perempuan di Makassar Dibegal Hingga Tewas

Lokasi lain tempat dia beraksi masing-masing di Jalan Hertasning berhasil mengambil tas berisi uang Rp2 juta, Handphone Samaung Galaxi Neo warna silver dan Handpohne nokia. Selanjutnya di Jalan Latimojong dekat Karya Agung, mengambil tas berisikan uang Rp500 ribu dan handphone Nokia E63. Kemudian di Jalan Veteran berhasil mengambil handphone Samsung Core 2.

Dia juga beraksi di Jalan Cendrawasih dengan mengambil handphone Samsung Galaxi Young dan dompet berisi uang Rp1 juta dan di Jalan Gunung Merapi berhasil mengambil dompet berisikan uang Rl200 ribu, Jalan Gunung Merapi mengambil handphone Samsung. Dan terakhir di Jalan Andalas mengambil tas berisikan uang Rp750 ribu.

Tersangka juga mengaku sering melakukan aksinya dengan 3 orang temannya yang masih buron. Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa motor Kawasaki.

Rencananya tersangka akan diserahkan ke Polres Gowa karena kejadian di Gowa lebih besar.

Kapolres Gowa, AKBP Rio Indra Lesamana mengaku belum berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar.

Ia sudah diamankan pelakunya,” kata Rio, Kamis (3/3/2016).

Namun demikian, Rio mengatakan tersangka kemungkinan akan tetap ditahan di Polrestabes Makassar, karena diamankan di Makassar. Sementara, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi terkait kasus meninggalnya aktivis Muhammadiyah.

“Kemungkinan penyidik akan tetap melakukan penyidikan ke tersangka. Tapi kan TKP pelaku banyak,” katanya. (muh fadly/pojoksulsel/fajar)

Click to comment
To Top