Mendagri Minta KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di IPDN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Mendagri Minta KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di IPDN

FAJAR.CO.ID, PALU – Penetapan oknum pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (2/3) lalu pada pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bermula dari izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mempersilakan penyidik KPK membongkar tindak pidana di lembaga pendidikan calon birokrat tersebut.

Tjhajo Kumolo menyebutkan, dugaan korupsi di IPDN tidak hanya pada pembangunan kampus di Sumatera Barat (Sumbar) saja, namun juga menyasar pada pengadaan seragam dan katering untuk praja.

“Saya dipanggil KPK (beberapa waktu lalu,red). Dalam pertemuan disebutkan, ini loh ada telaah KPK mengenai salah satu instrumen bapak di Kemendagri,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo dilansir JPNN (Fajar Group), Jumat (4/3).

Tjahjo menceritakn, dalam pertemuan dirinya dengan pimpinan KPK tidak hanya menyebut adanya dugaan korupsi ada pembangunan di seluruh kampus IPDN di Indonesia, namun juga terkait pengadaan katering bagi seluruh praja.

“Jadi disebutkan, ini kenapa kateringnya kok yang masak orang tertentu selama sepuluh tahun, misalnya begitu. Lalu juga terkait pembuatan seragam. Kenapa yang menjahit yang itu terus, padahal kualitas jahitannya enggak baik. Nah itu KPK punya datanya,” katanya.

Atas dugaan-dugaan yang ada, Tjahjo memersilahkan penyidik KPK mengusut tuntas dugaan korupsi di tubuh IPDN. Agar dugaan-dugaan yang ada menjadi terang benerang.

“Saya sebagai Mendagri memersilahkan KPK melaksanakan tugasnya. Dengan ditetapkannya salah satu pejabat Kemendagri sebagai tersangka, prinsipnya kami menghormati asas praduga tak bersalah. Saya yakin KPK menetapkan tersangka sudah mempunyai alat bukti yang cukup dan akan mengembangkan kasus ini,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya KPK baru saja menetapkan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dudy Jocom sebagai tersangka terkait pembangunan kampus IPDN di Sumbar pada 2011.(gir/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top