WOW! Cuma Gara-Gara Ini, Legislator Makassar Dilaporkan ke Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

WOW! Cuma Gara-Gara Ini, Legislator Makassar Dilaporkan ke Polisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Habibi (33) yang juga putra mantan Bupati Jeneponto Baharuddin Baso Tika, melaporkan anggota DPRD Kota Makassar, Saharuddin Said, ke Mapolsekta Mamajang, Kamis (3/3/2016) malam.

Legislator Makassar Saharuddin Said dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik atau penghinaan.

Kejadian ini berawal saat pelappor dan terlapor nongkrong di Cafe Kopi O! Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar, sekira pukul 17.45 Wita.

Awalnya seorang ibu dan anaknya yang duduk di bagian cafe tempat biasanya pengunjung merokok. Tak lama kemudian Saharuddin Said bersama 4 rekannya datang dan duduk di dekat ibu tersebut.

Tak lama kemudian, rombongan Saharuddin Said merokok di dekat ibu dan anak tersebut. Ibu dan anak yang merasa terganggu dengan asap rokok, kemudian pindah tempat duduk yang tak jauh dari tempat duduk semula.

Ibu dan anak tersebut duduk di dekat tempat duduk pelapor yang saat itu bersama istrinya juga berada di Cafe Kopi O!.

Tidak lama kemudian, Habibi dan istrinya berkomunikasi bahwa memang di sana tempat merokok sambil menunjuk ke area smoking room.

Namun, hal itu disalahartikan oleh Saharuddin Said dan rekannya. Sehingga salah seorang dari kelompok terlapor atas nama Sulhadi mendatangi tterlapor dan terlibat cekcok.

“Jadi katanya pelapor, Sulhadi ini sempat tunjuk-tunjuk istrinya,” kata Kapolsek Mamajang Kompol Mihardi, Kamis (3/3/2016) malam.

Suasana kemudian kondusif dan pelapor meninggalkan cafe. Tapi tak lama kemudian pelapor kembali ke Cafe Kopi’ O! untuk melakukan klarifikasi. Dam saat itulah terjadi tindakan dugaan pencemaran nama baik.

“Jadi pelapor datang ketuk kaca dari luar. Selanjutnya SS keluar dari Cafe Kopi’ O!, di situ kembali cekcok dan terlapor mengeluarkan kata-kata kotor,” lanjut Mihardi.

Mihardi mencoba menyarankan untuk upaya mediasi, namun pihak pelapor belum bersedia.

“Kita tetap upayakan ke ruang mediasi, tapi pelapor langsung melapor,” katanya. (muh fadly/pojoksulsel)

loading...
Click to comment
To Top