Kemunculan Raja Palsu di Wajo, DPRD Bahas dengan Instansi Terkait – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kemunculan Raja Palsu di Wajo, DPRD Bahas dengan Instansi Terkait

FAJAR.CO.ID, WAJO – DPRD Wajo melakukan rapat kerja dengan instansi terkait pada jumat (4/3) kemarin. Rapat tersebut dalam rangka menindak lanjuti aspirasi kalangan pemerhati Adat dan Budaya wajo.

KetuaKomisi IV DPRD Wajo Hj Husniyati kepada pojoksulsel.com (gorup fajar),  mengatakan rapat kerja tersebut menghadirkan Dinas Pariwisata, Camat Tempe, dan Satpol PP untuk menindak lanjuti aspirasi dari kalangan Pemerhati Adat dan Budaya Wajo yang menilai telah terjadi usaha pembelokan adat Wajo dengan kemunculan oknum yang mengklaim diri sebagai Arung Matoa.

 “Makanya kami undang instansi terkait dan pemerintah setempat untuk membicarakan hal tersebut di DPRD,” kata Hj Husniati,

Husniyati juga mengaku, akan turun ke lokasi untuk mengecek rumah panggung yang dipasangi simbol-simbol kerajaan dan diklaim oleh oknum tersebut sebagai Saoraja (rumah Raja) di Kelurahan Cempalagi Kecamatan Tempe tersebut.

Sebelumnya kalangan Pemerhati Adat dan Budaya Wajo menilai kemunculan Arung Matowa Wajo atau Raja Wajo tersebut sebagai usaha usaha pembelokan adat di Kabupaten wajo, klaim diri sebagai Arung Matowa ini juga dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap adat istiadat di Kabupaten Wajo.

Di sisi lain, dia mengklaim diri sebagai raja atau Arung Matoa untuk memperoleh bantuan dari luar, bisa dianggap sebagai pencemaran atau pelecehan terhadap leluhur. (andi pajung/pojoksulsel)

loading...
Click to comment
To Top