Sebelum Lokalisasi Disini Main Kucing-Kuncingan, Harga Boking PSK Hanya Rp5 Ribu Sampai Rp10 Ribu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Sebelum Lokalisasi Disini Main Kucing-Kuncingan, Harga Boking PSK Hanya Rp5 Ribu Sampai Rp10 Ribu

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Banjarmasin terkenal dengan wisata seksnya. Salah satu tempat favorit yang pernah dijadikan lokasi mangkal para pekerja seks komersial (PSK) yakni Losmen Sinar Dodo di jalan Kolonel Sugiono.

Kini, dinding depan Losmen Sinar Dodo terlihat mulai kusam. Bukan hanya kusam, dinding yang terbuat dari kayu tersebut juga mulai lapuk.

Seorang tukang ojek, Hamdan (bukan nama sebenarnya) yang mangkal persis di depan pintu masuk losmen mengatakan, sejak pertengahan tahun 2015 lalu, hampir tak ada lagi aktivitas seks di dalam setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Banjarmasin menyegel losmen yang sempat terkenal di kota Banjarmasin ini.

Dituturkan Hamdan, saat ini para penjaja seks komersial (PSK) yang biasa di-booking di losmen tersebut berpindah tempat. Dengan suara pelan, ia membisikkan, kebanyakan mereka pindah ke lokalisasi Ria Begau di Jalan Tembus Basirih, Banjarmasin Selatan yang belum lama tadi diberangus pula oleh Satpol PP kota Banjarmasin.

BACA JUGA: Bisnis Wisata Esek-Esek: Lepas Mura Bisa Nego. Sekali Croott Rp100 Ribu

Hamdan yang mangkal di depan losmen Sinar Dodo sejak tahun 2000 silam itu menyebutkan, sekarang malah para PSK mantan Sinar Dodo juga ada yang menjajakan dirinya kepada hidung belang di lorong Pasar Sentra Antasari atau sering disebut pasar Kasbah Banjarmasin.

“Waduh, saat ini tak ada aktivitas lagi di sini, jangan tanya kalau beberapa tahun lalu,” ujarnya sambil menyalakan rokok kretek membuka pembicaraan.

Namun, ia tak berani banyak bercerita ketika ditanya apakah masih ada kegiatan terselubung di sana. [NEXT-FAJAR]

“Tak ada lagi, setelah disegel Satpol PP tahun lalu, para laki-laki hidung belang pun sepertinya tahu sudah disegel tahun lalu,” katanya.

Losmen Sinar Dodo sendiri dulunya adalah salah satu tempat primadona hidung belang di kota seribu sungai ini selain di jalan Telawang Banjarmasin yang menyediakan “jukung bergoyang”.

Seks jukung bergoyang di atas Sungai Martapura ini pun terlebih dahulu hilang. Sebab, selain tempatnya persis berada di depan balai kota Pemkot Banjarmasin, juga seringnya aparat melakukan razia.

Seorang sumber, sebut saja Mansyah yang kerap melakukan wisata seks di Banjarmasin mengatakan, sekarang geliat PSK memang tumbuh bak jamur di musim hujan.

Namun, biayanya jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, sekarang untuk melakukan hal tersebut yang paling aman adalah booking hotel.

Laki-laki yang juga seorang pekerja bangunan itu mengatakan, memang masih ada yang murah, yakni di kawasan Pasar Ujung Murung Banjarmasin hingga Pasar Sudimampir. Namun, jauh berbeda dengan Losmen Sinar Dodo dan kawasan Ria Begau.

“Di kawasan Pasar Ujung Murung memang murah, tapi tak nyaman seperti di dalam losmen. Apalagi barang-barang pribadi bisa hilang,” katanya.

Mansyah bercerita, sebelum marak lokalisasi di Losmen Sinar Dodo, kawasan Ria Begau hingga Jukung Bergoyang Telawang. Tahun 80-an silam ungkapnya, di Banjarmasin sudah terkenal tempat lokalisasi di Pasar Daun. Sekarang sudah jadi pasar yang tembus ke perbelanjaan Sentra Antasari.

“Dulu paling bayarannya Rp5 ribu sampai Rp10 ribu ketika ramai Pasar Daun,” beber Mansyah. (mof/ram/prokal)

loading...
Click to comment
To Top