Soal Akbar Faizal, Begini Klarifikasi Lengkap Luthfi Mutty – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Soal Akbar Faizal, Begini Klarifikasi Lengkap Luthfi Mutty

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Anggota DPR yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Luthfi Andi Mutty mengungkapkan rasa terima kasihnya yang besar terhadap Akbar Faizal yang telah mengajaknya untuk bergabung di Partai NasDem. Tapi tentang beberapa hal, Luthfi merasa perlu untuk mengklarifikasi.

“Beberapa hal perlu saya luruskan, terkait dengan komentar Pak Akbar Faizal tentang NasDem Sulsel di media, kolega yang saya hormati,” terang Luthfi Andi Mutty dalam rilis yang dikirim ke email redaksi rakyatsulsel.

Luthfi menegaskan, dirinya ditunjuk oleh Ketua Umum Partai NasDem Sulsel Surya Paloh dan bukan atas keinginan sendiri. Hal itu juga merupakan perintah partai

“Bukan karakter saya untuk meraih tujuan dengan menjilat. Yang harus diketahui, satu bulan setelah SK pelaksana tugas yang menunjuk saya sebagai ketua barulah saya melaksanakan tugas,” tegas Luthfi.

Luthfi menegaskan, sebelum menjalankan tugas sebagai Plt Ketua NasDem Sulsel, dirinya ingin mengetahui alasan pencopotan Mubyl Handaling sebagai ketua.

“Selama alasan itu tidak saya ketahui, maka saya tidak akan menerima SK tersebut. Karena saya tidak mau ada fitnah bahwa itu karena intrik saya untuk jadi ketua. Saya menjalankan tugas setelah Pak Enggar (Ketua Bappilu NasDem) menjelaskan bahwa ini keputusan ketua umum dan posisi  Pak Mubyl dipailitkan,” tegasnya.

Luthfi menegaskan, setelah mendapat info itu, dirinya pernah mengusulkan pada DPP melalui Ketua Bappilu Enggartiasto Lukita agar sebaiknya Akbar Faisal yang ditunjuk sebagai Plt Ketua NasDem Sulsel kala itu, dengan pertimbangan lebih paham tentang kondisi Partai NasDem Sulsel. ” Pak Enggar bilang ini sudah jadi keputusan ketua umum. Hal itu juga ditegaskan oleh Sekjend Partai NasDem,” terangnya.

“Sebagai orang yang menarik saya masuk ke dalam NasDem, saya justru sangat mengharapkan bimbingan dan petunjuk bagaimana agar partai ini bisa tumbuh, besar dan berjaya ke depan. Jangan biarkan ambisi pribadi merusak upaya membesarkan partai,” harap Luthfi.

Secara tegas Luthfi A Mutty menyebutkan, di NasDem posisi merupakan penugasan. Untuk jabatan publik berdasarkan pada hasil survei. Jadi tidak ada hak istimewa pengurus partai untuk diusung dalam sebuah perhelatan politik, seperti Pilkada, Pilgub. (Rakyatsulsel/Fajar)

loading...
Click to comment