Ada Kemungkinan Bupati Buton Kembali Diperiksa KPK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Ada Kemungkinan Bupati Buton Kembali Diperiksa KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus dugaan suap sengketa Pilkada Kabupaten Buton di Mahkamah Konstitusi (MK) yang melibatkan mantan Ketua MK Akil Mochtar kembali mencuat. Kasus yang sempat heboh ditahun 2012 silam itu kembali muncul ke permukaan setelah lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersepakat untuk menyelesaikan utang-utang kasus yang ditinggalkan pimpinan di era Abraham Samad.

Wakil ketua KPK, Laode Muhamad Syarif merinci jumlah kasus yang belum diselesaikan oleh pimpinan KPK sebelumnya berkisar 40an kasus. Tentu jumlah tersebut termasuk didalamnya kasus dugaan suap sengketa pilkada yang melibatkan Akil Mochtar yang saat ini menyisakan dua daerah, yakni Pilkada Buton (Sulawesi Tenggara) dan Pilgub Jawa Timur.

Syarif menegaskan kasus-kasus tersebut menjadi keharusan pimpinan yang baru ini untuk diselesaikan ditahun 2016 ini. “Harus (diselesaikan, red). Nggak boleh sampai bertahun-tahun,” kata Syarif yang pada kesempatan itu mengakui bahwa KPK saat ini memang masih kekurangan penyidik, namun dalam penanganan kasus-kasus masih bisa dimaksimalkan.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK lainnya, Irjen Pol (Purn) Basaria Panjaitan memaparkan untuk penuntasan kasus-kasus yang masih mengendap tentu tidak asal masuk saja untuk dapat ditingkatkan. Tetapi, ketika alat bukti telah ada, unsur pidana sudah terpenuhi, kronologi perkara cukup serta pelakunya terjerat.

“Maka, tak boleh berlarut-larut di penyidikan. Kami berharap bisa secepatnya naik ke tahap penuntutan dan dilimpahkan ke pengadilan,” jelas Basaria.

Sebagai bukti keseriusan KPK, saat ini untuk menuntaskan utang-utang kasus tersebut, pihaknya sudah membentuk beberapa satuan tugas (Satgas) yang terdiri dari beberapa tim untuk dapat menyelesaikan kasus demi kasus.

“Ada tim A, tim B, jadi nanti ditunggu saja sudah ada yang naik. Yang jelas semua kasus, bukan hanya Akil Mochtar saja. Semua kasus yang pernah dan sudah dinaikkan di tingkat penyidikan pasti akan diselesaikan. Itu sudah disepakati oleh semua pimpinan KPK secepat mungkin akan diselesaikan tidak perlu menunggu sampai akhir tahun ini, 2 sampai 3 bulan ini sudah bisa kita naikkan semuanya,” tegasnya.

Sementara itu, Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan dalam penyelesaian kasus yang melibatkan Akil Mochtar, ada kemungkinan pihak-pihak terkait akan dipanggil termasuk Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun. “Semua kemungkinan (Bupati Buton dipanggil) ada. Ditunggu saja ya,” singkatnya. (fajar.co.id)

Click to comment
To Top