Wasekjen Golkar: Jangan Ragu Omongan Ical. Dia Tak Pernah Bohonog – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Wasekjen Golkar: Jangan Ragu Omongan Ical. Dia Tak Pernah Bohonog

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pasca putusan Mahkamah Agung (MA), banyak yang khawatir Munaslub Golkar bakal batal. Apalagi, rapat pleno Rabu lalu yang akan membahas pelaksanaan Munaslub batal digelar.

Wasekjen Golkar Lalu Mara Satriawangsa pun angkat bicara. Dia memastikan bahwa Aburizal Bakrie tidak pernah berbohong. Sekali bilang akan menggelar Munas, pasti dilaksanakannya.

Lalu Mara meminta agar tidak ada pihak yang mendesak-desak Ical, sapaan Aburizal, untuk melaksanakan Munas dengan segera. Sebab, tanpa didesak pun, kalau sesuai aturan Ical pasti akan menggelar Munas.

“Saya tahu Pak Ical. Beliau, kalau sudah ngomong akan komitmen melaksanakannya. Pak Ical orang baik. Beliau tak pernah bohong,” kata orang dekat Ical ini.

Hanya saja, kata Lalu Mara, pemerintah harus menghormati putusan MA yang telah mengesahkan Munas Bali. Pemerintah baiknya segera mengeluarkan pengesahan untuk kepemimpinan Ical berdasarkan Munas Bali. Setelah itu, pelaksanaan Munas yang sudah menjadi komitmen Ical baru akan dibicarakan lagi.

“Jadi, jalani dulu putusan MA. Sahkan dulu Munas Bali sebagai penghormatan pemerintah terhadap hukum. Setelah itu baru akan dibicarakan rencana Munas. Jadi, runtutannya harus betul, dari A, B, C, dan seterusnya,” jelasnnya.

Menurut Lalu Mara, dengan disahkannya Munas Bali oleh MA, hasil Rapimnas Golkar di Balai Sidang Jakarta akhir Januari lalu jadi gugur. Tapi, kondisi itu tidak menghilangkan komitmen Ical untuk menggelar Munas. Ical akan melaksana Munas setelah pemerintah mengesahkan Munas Bali.

“Kalau Munas Bali disahkan, Pak Ical akan mengakomodir semua. Lalu akan ada rapat harian, setelahnya rapat pleno. Kemudian menggelar Rapimnas lagi untuk membahas pelaksanaan Munas. Kalau sekarang langsung menggelar Munas, rujukannya apa,” terangnya.

Kata Lalu Mara, semua hal ini perlu dilakukan agar tidak ada aturan hukum yang dilanggar. Karenanya, dia meminta pemerintah juga bijak. “Kita taati hukum. Pak Ical pasti komitmen, asal sesuai aturan hukum dan saling menghormati,” tandasnya. [sam/rmol]

loading...
Click to comment
To Top