"Burung" tak Bisa Berdiri, Terpaksa Mainkan Jari ke Anak Tetangga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

"Burung" tak Bisa Berdiri, Terpaksa Mainkan Jari ke Anak Tetangga

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Pria berinisial AB warga Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang,  ditangkap dan dijebloskan  ke penjara. Ia ditangkap karena mencabuli anak tetangganya (sebut saja Jelita) yang masih ABG berusia 13 tahun.

Karena mengidap diabetes, kejantanan AB tak bisa berdiri normal. Meski begitu nafsu AB masih besar. Tak kehabisan akal, AB pun memainkan tangannya di kemaluan Jelita. Tak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, orangtua Jelita melaporkan prilaku AB ke Polsekta Sungai Kunjang.

AB pun ditangkap polisi di rumahnya, Sabtu (6/3) siang. Di kantor polisi, Ab tak membantah tuduhan telah menggagahi anak tetangganya yang masih duduk di bangku SD tersebut. Perbuatan tersebut dilakukan Ab di rumahnya.
“Saya lupa berapa kali. Yang pasti saya lakukan sejak 2015 lalu. Seingat saya sudah lima kali. Saya hanya meraba-raba dan memasukkan jari saja,” ujar AB.

Biasanya perbuatan itu dilakukan Ab setiap kali rumahnya kosong. Ab leluasa melakukan “hobinya” karena Jelita kerap menumpang menonton TV di rumahnya.

“Saya tak pernah melakukan hubungan badan. Cuma saya pegang-pegang saja. Saya memang tak bisa ereksi,” ungkapnya.
Setiap kali mencabuli Jelita, AB juga mengaku tak pernah merayu apalagi mengancamnya.

“Perbuatan itu saya lakukan spontan saja. Saya memang tak berniat menyetubuhinya,” terang pria yang mengaku sudah berpisah dengan istrinya tersebut.

Kapolsekta Sungai Kunjang Kompol Siswantoro melalui Kanit Reskrim Heru Santoso mengungkapkan, begitu mendapat laporan pihak keluarga Jelita mereka langsung bergerak mencari AB.

Karena kebetulan rumah Ab dan Jelita bersampingan, polisi pun tak sulit mencari keberadaan pria pengangguran tersebut.
Saat sedang asyik menonton TV di rumahnya, Ab kaget ketika melihat beberapa polisi berpakaian sipil datang. Yang membuat Ab berkeringat dingin, polisi datang mencarinya karena kasus dugaan pencabulan.

Untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP), polisi sudah melakukan visum terhadap Jelita.
“Kami masih menunggu hasil visum, dari situ bisa dilihat apakah korban sempat digauli oleh pelaku (Ab, Red) atau tidak. Yang pasti korban maupun pelaku sudah mengakui peristiwa tersebut,” kata Heru.

Sementara polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap AB. (rin/nha/prokal.co)

To Top