Belum Sempat Liat Gerhana, Satu Turis Belanda Tewas di Pantai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Belum Sempat Liat Gerhana, Satu Turis Belanda Tewas di Pantai

FAJAR.CO.ID, DONGGALA – Seorang bule asal Belanda tewas, sehari menjelang Gerhana Matahari Total di Palu. Schutte E Simone (47) dilaporkan meninggal dunia, Senin (7/3) sekitar pukul 13:00 Wita saat snorkling di Pusentasi (Pusat Laut) Banawa Kabupaten Donggala.

Sebelum dinyatakan tewas, korban sempat dibawa ke RS Kabelota Donggala. Rencananya, Schutte akan memantau GMT di Kabupaten Sigi.

Schutte yang diketahui berprofesi sebagai dokter anak di negaranya, pada hari Senin sekitar pukul 08.00 wita. Ia bersama rombongan sebanyak 22 orang. Mereka merupakan rombongan turis yang akan melaksanakan pemantauan GMT di Kabupaten Sigi ini tiba salah satu cottage di objek wisata Tanjung Karang Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala.

Sekitar pukul 10.00 wita, pemandu wisata bernama Usman yang juga bekerja di Harmony Cottage membawa rombongan turis tersebut ke perairan Pusat Laut untuk snorkling menggunakan perahu.

Pada saat korban snorkling bersama rombongannya, tiba-tiba korban mengangkat tangan meminta pertolongan. Usman kemudian melemparkan tali, lalu mengevakuasi korban ke atas perahu. Usman memanggil rekan-rekan korban untuk segera berkumpul di perahu dan kembali ke Harmony Cottage.

Korban sempat mendapat pertolongan dengan cara diberi oksigen Oleh ketua rombongan bernama Caroline (55) juga berkewarganegaraan Belanda bersama pemandunya.

Menurut Caroline, kondisi Schutte sebelumnya dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengeluh sakit.

Korban kemudian dibawa ke RS Kabelota untuk diberi pertolongan medis. Namun oleh dokter di RS Kabelota, korban sudah meninggal dunia akibat kehabisan suplai oksigen ke otak.

Jenazah lalu dibawa ke RS Undata sambil menunggu proses pemulangan ke negaranya. (pt/ril/ps)


Click to comment
To Top