Dan Mentari pun Bersabit – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Samudera Ilmu

Dan Mentari pun Bersabit

ilustrasi-gerhana-matahari-total-2016_20160126_212348

Tak seperti lazimnya, seakan ia ingin bersegera menunaikan titah Sang Rab, sinar kesumba mentari dengan cepat memudar. Binarnya nan jingga kemuning, tak lagi menempel di dinding bebangunan.

Dengan cekat ia kemudian meninggi. Lalu apa yang dinanti-nantikan oleh para penduduk Jamrud Khatulistiwa itu pun terjadi, gerhana. Perlahan, bayangan rembulan merayap. Membelai wajah mentari.

Hingga membentuk pemandangan yang memukau para astronot. Menghibur manusia-manusia yang sumpek. Serta menambah iman akan kuasa dan keberadaanNya. Semuanya terhibur.

Di beberapa kota di Indonesia, wajah matahari sempurna tertabir. Sementara lainnya hanya bersabit. Dan di Jakarta, di atas lautan dinding beton, yang menyerupai rimba itu, mentari pun bersabit.

Terik sinar matahari tak seperti biasanya kala pagi. Kali ini, pagi serasa seperti petang. Teriknya benar-benar seperti sinar sore menikam kulit ari. Kawanan burung senja pun terbang mengudara. Kupu-kupu dan seranga malam terlihat agak sibuk melalu-lalang.

Sementara burung lainnya, tampak mondar-mandir di atas bebangunan. Seakan ada isyarat tersirat, bahwa kenapa siang ini terjadi begitu ringkas.

Adalah kuasaNya, Sang Pemilik Keindahan dan yang mencintai keindahan, menampilkan ayatNya, bahwa matahari yang menyilau mata bisa menabur pesona layaknya rembulan bersabit.

Cukuplah satu ayatNya yang terlukis di langit nusantara hari ini, menjadi bantahan telak bagi mereka yang menolak eksistensiNya.

loading...
Click to comment
To Top