Ini Sabda Rasulullah saw Saat Terjadi Gerhana Matahari, Menakutkan….!! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Samudera Ilmu

Ini Sabda Rasulullah saw Saat Terjadi Gerhana Matahari, Menakutkan….!!

GERHANA Matahari yang baru saja terjadi di Indonesia, mengingatkan kita untuk selalu beribadah kepada Allah swt. Karena itu merupakan bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah swt yang ditunjukkan kepada manusia dan jin, serta seluruh makhluk-Nya. Maka takutlah kepada Allah swt akan adzab-Nya yang pedih, wahai manusia.

Sungguh di zaman Rasulullah saw pernah terjadi gerhana matahari, sehingga Rasulullah saw sempat mengira akan terjadi kiamat. Kala itu Rasulullah saw mendirikan shalat gerhana bersama kaum muslimin di Madinah. Sekira tahun 10 Hijriah.

Usai shalat Rasulullah saw pun berkhotbah untuk mengingatkan manusia kepada Allah swt. Beliau menyampaikan sabdanya yang menakutkan. Rasulullah saw ketika itu bersabda:

“Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah karena ada seorang hamba baik laki-laki maupun perempuan yang berzina. Wahai Umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari, No. 1044).

Rasulullah memperingatkan kita tentang zina. Kemudian beliau juga menyampaikan apa yang diketahuinya, karena Allah swt menampakkan yang gaib kepada Rasulullah seperti pemandangan nyata di kelopak mata.

Ketika itu di tempat berdiri Rasulullah saw saat berkhotbah usai gerhana, Allah menampakkan surga dan neraka di hadapannya. Dan kisah ini banyak ditulis dalam kitab-kitab hadits termasuk Kitab Bukhari. Maka itu Rasulullah saw bersabda: Wahai Umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.”

Anda pasti mengingat tentang redaksi hadits yang paling mahsyur bahwa penduduk neraka yang paling banyak adalah wanita. Kethuilah dalam hadits Imam Bukhari, Rasulullah saw menyampaikan sabda ini pada hari terjadi gerhana. Ketika Allah menampakkan surga dan neraka di hadapannya.

Bahkan ketika itu Rasulullah di tempat berdirinya hendak maju seakan ingin mengambil sesuatu tapi kemudian mengurungnya. Sebagaimana dikisahkan dalam hadits berikut ini:

“…. Para Sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, kami melihat engkau memperoleh sesuatu di tempat engkau, kemudian kami melihat engkau menahan (napas)?’ Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya saya melihat (dan dalam satu riwayat: diperlihatkan surga, dan saya memperoleh seuntai. Seandainya saya mengambilnya, niscaya kamu memakan daripadanya selama dunia masih ada. Dan, saya melihat neraka, maka saya tidak pernah melihat pemandangan yang lebih ngeri seperti hari ini. Saya lihat sebagian besar penghuninya adalah wanita. ‘Mereka bertanya, ‘Karena apakah wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Karena kekafiran mereka.’ Ditanyakan, ‘Mereka kafir kepada Allah?’ Beliau bersabda, ‘Mereka kufur terhadap suami dan kufur terhadap kebaikan. Seandainya kamu berbuat kebaikan kepada salah seorang dari mereka selama setahun penuh, kemudian ia melihat sesuatu (yang tidak menyenangkan) sedikit saja darimu, ia mengatakan, ‘Saya tidak pernah melihat kebaikan darimu sama sekali.'” (HR. Bukhari, Bab. Shalat Gerhana dengan Berjamaah).

Apa yang disampaikan Rasulullah saw tersebut, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita. Supaya takut kepada Allah dan memohon pengampunan dan surga-Nya dengan sepenuh harap dan cemas.

Ya Ilahi… Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun. Maka ampunilah kami, istri-istri kami dan saudari-saudarai perempuan kami.

loading...
Click to comment
To Top