TERUNGKAP: Ini Alasan Polrestabes Makassar Aniaya Pengusaha Logistik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

TERUNGKAP: Ini Alasan Polrestabes Makassar Aniaya Pengusaha Logistik

FAJARCO.ID, MAKASSAR — Tudingan Penganiayaan yang dialamatkan kepada Resmob polrestabes Makassar terhadap pengusaha logistik beberapa hari lalu, ternyata bukan tanpa alasan.

Pemberitaan Penganiayaan terhadapa pengusaha logistik makassar tersebut, Kanit Resmob Polrestabes Makassar, AKP Edy Sabhara tidak menampik hal itu.  Namun, anggota Resmob disebutnya memiliki alasan sendiri. Ada bentuk perlawanan yang ditunjukkan oleh Aksa, pengusaha logistik yang mengaku dianiaya.

“Memang dia sempat diamankan. Tapi itu bukan tanpa alasan. Anggota mengamankan yang bersangkutan karena ada bentuk perlawanan yang dilakukan oleh dia,” jelas Edy kepadda FAJAR malam tadi.

Ihwal peristiwa itu disebut Edy berawal saat anggotanya membubarkan aksi balapan liar di sepanjang Jalan Bandang. Empat kawanan geng motor berhasil diringkus pada 9 Maret lalu.

Melihat kejadian itu, warga pun berkerumun. Anggota juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali dengan tujuan agar warga bubar.

“Nah saat itulah, ada salah satu warga yang ikut diamankan. Saat warga mundur, dia malah tetap maju sambil bilang “biar polisi saya tidak akan mundur’. Dia juga sempat ditenangkan sama anggota, tapi dia terus berontak. Makanya, anggota juga ikut bereaksi,” tutur Edy.

Maka dari itu, sambung Edy, dia akhirnya diamankan di Polsek Bontoala. Itu karena sikapnya yang menantang dan bisa memantik reaksi warga untuk melindungi anggota geng motor yang ditangkap.

Keterangan Edy turut dibenarkan oleh salah seorang saksi warga yang melihat peristiwa itu. “Memang benar. Dia yang paling didepan kemarin malam pak. Katanya banyak ji kenalannya polisi. Mungkin itu yang bikin dia berani. Padahal sudah ada mi geng motor yang diamankan,” jelas warga yang identitasnya minta dirahasiakan.

Diketahui, aksi balapan liar di sepanjang Jalan Veteran mulai marak dalam dua pekan terakhir. Namun sayang, tidak ada tindakan tegas yang dilakukan oleh jajaran Polsek Bontoala yang bertanggung jawab atas wilayahnya itu.

“Baru pi ini ada yang bubarkan. Itu pun Resmob Polrestabes pi. Selama ini, Ppolsek diam-diam ji,” sambung warga lainnya. (zaq/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top