Wiih.. Ketua DPRD Depok Sawer Annisa Bahar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hiburan

Wiih.. Ketua DPRD Depok Sawer Annisa Bahar

FAJAR.CO.ID, DEPOK – Aksi Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo memberi uang alias nyawer kepada pedangdut kawakan Annisa Bahar, menjadi sorotan publik. Aksi joget dan nyawer dilakukan Ketua DPRD Depok dalam acara perayaan Hari Musik Nasional, Rabu (9/3) lalu.

Dalam acara yang berlangsung di Gedung DPRD Depok itu, Hendrik tampak mengenakan kemeja hitam. Hendrik asyik berjoget mengikuti iringan lagu yang dinyanyikan Annisa Bahar.

Di tengah-tengah lagu, dia mengeluarkan sejumlah uang pecahan Rp 100 ribu. Hendrik kemudian mulai membagikan uang tersebut lembar demi lembar kepada sang pemilik goyang patah-patah.

Aksi Hendrik itu diikuti juga oleh rekan satu partainya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Depok Hermanto.

Apa yang dilakukan Hendrik dan Hermanto dinilai tidak pantas oleh sejumlah pihak. Selain karena status mereka sebagai wakil rakyat, lokasi acara yakni gedung DPRD juga menjadi alasan.

Salah satu yang memandang negatif adalah, pengamat politik dari Unversitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Ia mengatakan, apa yang dilakukan sang Ketua DPRD tersebut sangat bertentangan dengan tugasnya, mengemban amanat rakyat.

“Pertama, yang dilakukan ketua dewan itu adalah prilaku yang tidak etis. Ketika melakukan saweran di gedung parlemen. Tidak etis karena itu adalah gedung rakyat yang dipakai untuk menjalankan amanat rakyat,” ujar Ubedilah, seperti dilansir Radar Depok, Jumat (10/3).

Lebih lanjut, kata dia, anggota dewan memiliki fungsi strtegis dalam roda pemerintahan. Contohnya, fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan.

“Fungsi saweran ini apa? Tidak ada fungsi. Ini pelanggaran etik,” tegas dia.

Hal yang kedua, kata Ubedilah, Ketua DPRD Depok terkesan dalam situasi yang tidak memiliki sense of people alias tidak punya perasaan nurani kepada publik.

“Tindakan nyawer di gedung parlemen itu tindakan yang irasional, tindakan emosional. Jadi tindakan Ketua DPRD ini tidak memahami bahwa Depok sebagai kota terpelajar,” pungkas Ubedilah. (bry/pojokjabar/pojoksatu)

To Top