Belum Bisa Pangkas Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok, Pemerintah Permak Ulang Regulasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Belum Bisa Pangkas Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok, Pemerintah Permak Ulang Regulasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan berhasil memangkas waktu tunggu bongkar muat kontainer atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi 3,6 hari dari sebelumnya yang sekitar 4,7 hari.

Namun pemerintah masih akan tetap berupaya menekan dwelling time menjadi 3 hari sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Deputi II bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim Agung Kuswandono mengatakan, pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah pembenahan antara lain dari pre clearance.

“Deregulasi peraturan perizinan yang selama ini memakan konsumsi dwelling time tertinggi. Di pre clerance area banyak sekali peraturan yang kami cut dan revisi‎,” kata dia di Jakarta, Senin (14/3/2016).

Lalu, pembenahan juga dilakukan dari sisi pembayaran. Saat ini pembayaran mengedepankan mekanisme online atau tidak manual seperti dulu‎.

“Ini sekarang sudah dilakukan billing system jadi seluruh pembayaran tidak perlu cash tapi pakai online sehingga bisa dilakukan setiap saat di manapun,” katanya.

Sistem pembayaran online ini selain bisa mengurangi waktu antrian juga bisa mengurangi risiko keamanan dan moral hazard.
“Tidak ada setoran ke loket sehingga semua pakai struk, data online dan selesai saat itu juga,” jelasnya.

‎Pemerintah juga telah mengaktifkan jalur kereta pelabuhan. Saat ini pembangunan telah mencapai 95 persen dan diharapkan dapat beroperasi pada bulan Maret ini. ‎

“Pembangunan jalur kereta api itu sudah selesai 95 persen harusnya dalam waktu dekat kereta api sudah berjalan normal,” ujarnya.

Click to comment
To Top