SIMAK: Jelang Pilkada Luwu, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

SIMAK: Jelang Pilkada Luwu, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

FAJAR.CO.ID, BELOPA-  Meskipun pemilihan Kepalah daerah baru akan dimulai pada 2018 mendatang, namun konstalasi politik mulai “memanas” di daerah yang akan menghelat hajatan demokrasi lima tahunan tersebut.

Di Kabupaten Luwu dan Kota Palopo, misalnya, sejumlah nama telah santer dibicarakan akan turut meramaikan bursa pencalonan kepala daerah. Baik kader partai politik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, praktisi, maupun akademisi.

Menyikapi hal tersebut, politisi Partai Demokrat yang juga anggota DPR RI, Bahrum Daido, berharap, pilkada mendatang dapat melahirkan kepala daerah yang cerdas, visioner, dan mampu membangun komunikasi dengan segala pihak.

“Luwu termasuk daerah tertinggal sehingga dibutuhkan pemimpin yang cerdas dan visioner untuk membangun Luwu secara keseluruhan,” kata Bahrun saat menggelar silaturahmi dengan anak panti asuhan di kediaman pribadinya di Kota Palopo, Minggu (13/3).

Terkait kesiapan Partai Demokrat menghadapi pilkada serentak tahun 2018 mendatang, mantan Bupati Luwi ini berharap agar muncul calon pemimpin muda, khususnya di internal Partai Demokrat.

“Kita (Partai Demokrat) kan memiliki banyak kader muda yang potensial. Hal itu dapat dilihat dengan berhasilnya sejumlah kader partai melenggang ke gedung parlemen, belum lagi sejumlah ketua dan pengurus partai yang memiliki elektabilitas tinggi,” katanya.

Di Luwu, salah satu kader partai yang dinilai cukup layak maju sebagai calon bupati yaitu Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Luwu, Syukur Bijak. Siku, sapaan akrab Syukur Bijak, dinilai sangat layak untuk maju sebagai 01 di Pilkada Luwu.

“Secara pribadi, saya sangat berharap agar Pak Syukur Bijak maju sebagai 01 di Pilkada Luwu. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita ingin bekerja. Pak Syukur Bijak kan sudah pernah jadi Wakil Bupati Luwu, masa mau kosong dua (wakil) terus,” kata Bahrun.

Bahrum menuturkan, dikotomi antara selatan dan utara yang selama ini dijadikan acuan atau peta politik oleh sebagian kalangan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. “Masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihan politik, tinggal bagaimana kita menyusun rencana kerja untuk memaksimalkan mesin politik,” katanya.

Sekadar diketahui, secara geografis, wilayah Pemerintahan Kabupaten Luwu terbagi dua, selatan dan utara. Bagian selatan terdiri dari 15 kecamatan, termasuk Belopa sebagai ibu kota kabupaten dan pusat pemerintahan.

Bagian utara terdiri dari enam kecamatan yang selama ini dikenal dengan Walenrang dan Lamasi (Walmas). Daerah Walmas terletak sekitar 80 kilometer dari Belopa. Untuk mencapai Walmas, terlebih dahulu harus melintasi Kota Palopo.

Terkait calon wakil bupati yang dinilai layak mendampingi Siku, Bahrum menyatakan bahwa terdapat sejumlah nama yang dinilai layak dan berpeluang mendongkrak perolehan suara di antaranya, Ansar Pandaka (mantan Sekda Luwu), Syaiful Alam (Sekda Luwu), dan sejumlah politisi. (Rakyatsulsel.com)

loading...
Click to comment
To Top