SBY Minta Program Satu ini Jangan Dibuang Presiden Sekarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

SBY Minta Program Satu ini Jangan Dibuang Presiden Sekarang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tour de Java Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memasuki hari ke tujuh dengan tiba di Boyolali, Jawa Tengah. SBY menampung keluhan masyarakat dan menyerap aspirasi para guru honorer, pengrajin dan kades seluruh Boyolali.

Dengan suasana penuh akrab, masyarakat banyak berkeluh kesah mengenai pendidikan, promosi kerajinan tradisional serta masalah pertanian.

Menurut SBY, pemerintah harus peduli pada masyarakat dengan kebijakan dan program pro rakyat. Khususnya untuk kesejahteraan masyarakat kecil seperti petani.

“Beras tentu sangat penting, kesejahteraan petani penting, harga beras yang terjangkau juga penting. Tidak boleh petani menjual gabah kering giling harganya jatuh. Pemerintah dari presiden, menteri sampai tingkat bawah harus mempunyai kebijakan dan program yang pro rakyat,” jelasnya dalam siaran pers, Senin (14/3).

Karena itu, tambah SBY, harga jual di tingkat petani jangan sampai terlalu rendah agar tidak merugikan. Menurutnya, dengan kebijakan pemerintah yang tepat harga beras di pasaran bisa dibeli oleh masyarakat.

“Saya pikir itu harus diperhatikan sungguh-sungguh karena ini suara rakyat,” tutur SBY.

Selain itu, pendidikan juga sangat penting karena telah mendapat anggaran sebesar 20 persen dari APBN.

“Anggaran besar mutu pendidikan harus baik, infrastruktur harus baik, pendidikan baik,  mutu dan kesejahteraan guru harus baik. Oleh karena itu Kebijakan tentang sertifikasi, akreditasi, tunjangan profesi harus baik, mutu dan kesejahteraan harus baik, itu kebutuhan kembar yang kita perlukan,” bebernya.

Menurut SBY, seharusnya pemerintah tidak membuang atau meninggalkan beberapa program yang pernah digagasnya saat menjabat Presiden RI periode 2004-2014 lalu. Dia mengklaim program-program tersebut memberikan hasil nyata bagi rakyat.

“PNPM, KUR, BOS, Beasiswa Miskin, Jamkesmas, BPJS, bantuan lanjut usia, banyak sekali saya dengar dari Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Purwokerto masyarakat senang dengan program itu. Bolehlah namanya diganti-ganti, saya tidak ada masalah tetapi jangan dibuang ataupun hilang dari masyarakat. Pemerintah kembangkan atau ditambahkan lagi dengan program2 baru asal jelas, Tidak bertabrakan satu sama lain,” katanya. [wah] 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top