Anak Kades Tewas di Gowa, Warga Blokade Jalan, Razia Orang Takalar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Anak Kades Tewas di Gowa, Warga Blokade Jalan, Razia Orang Takalar

FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Ratusan warga Kabupaten Gowa melakukan sweeping KTP dan memblokade jalan poros Takalar- Makassar tepatnya di Lingkungan Manongkoki, Keluraha Manongkoki, Kecamatan Polut, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (17/3/2016) malam.

Aksi warga tersebut adalah buntut dari meninggalnya Muh Prawira Said bin Said Daeng Eca karena diamuk massa di Desa Topejawa, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takakar. Korban merupakan anak Kepala Desa Bategulung, Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Olehnya itu, massa tersebut melakukan sweeping KTP terhadap warga Desa Topejawa, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar.

Adapun tuntutan mereka adalah ingin kejelasan atas meninggalnya korban. Sebab isu yang berkembang bahwa korban meninggal diamuk massa akibat melakukan pencurian ternak. Sehingga para warga meminta ada pelaku yang bertanggungjawab atas atas peristiwa itu.

Kejadian ini berimbas pada kemacetan total di Jalan Poros Takalar-Makassar mulai pukul 21.45 Wita.

Pada pukul 22.15 Wita, Kapolres Takalar AKBP Darwis Rincing, Ketua DPRD Takalar H Jabir Bonto dan Wakapolres Takalar Kompol Agussalim tiba di lokasi pemblokadean jalan untuk melakukan negosiasi dengan massa.

Kapolres Takalar menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan sehingga sampai saat ini polisi belum bisa menentukan pelakunya.

Darwis Rincing mengatakan, ketiga orang yang mengajak atau yang ditemani korban saat peristiwa itu terjadi harus dihadirkan. Dua di antaranya adalah Ropu dan Tayang sebab merekalah yang mengetahui secara pasti kronologis kejadian

Pada pukul 22. 40 Wita, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gatot Edy Pramono juga tiba di lokasi sweeping dan memberikan penjelasan kepada pihak keluarga.

Wakapolda Gatot Edy Pramono mengatakan pihaknya telah menjelaskan kepada pihak keluarga korban untuk mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian.“Untuk mengungkap kasus ini yang paling penting ketiga orang yang ditemani oleh korban pada malam kejadian segera dihadirkan, karena merekalah yangg tahu betul apa yang terjadi pada malam itu,” kata Gatot saat dihubungi via telepon, Jumat (18/3/2016).

Gatot mengatakan, Direktorat kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel telah menurunkan tim khusus untuk membeck up Polres Takalar dalam pengungkapan kasus ini.

“Pihak keluarga korban dapat menerima dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” kata Gatot Edy Pramono. ( fadly/pojoksulsel)

Click to comment
To Top