Angelina Rela Basah-basahan Demi Korban Konflik Suriah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hiburan

Angelina Rela Basah-basahan Demi Korban Konflik Suriah

FAJAR.CO.ID, DAMASKUS – Angelina Jolie terus men­ebar pesona saat menyuarakan kepeduliannya pada pengungsi korban konflik negara di Su­riah. Aksi nyata yang terbaru adalah dengan hujan-hujanan, dia berbicara kepada media dan meminta semua pihak lebih peduli pada masalah pengungsi ini.

“Kita tidak boleh melu­pakan bahwa semua fokus pada masalah pengungsian di Eropa ini, tekanan yang pal­ing besar masih dirasakan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, setidaknya se­lama lima tahun terakhir ini,” ujar Jolie.

Pernyataan tersebut disam­paikan istri Brad Pitt ini di sela-sela kunjungannya ke kamp pengungsian warga Suriah di Libanon, Selasa (15/3). Kun­jungan tersebut juga bertepatan dengan peringatan lima tahun terjadinya perang di Suriah.

Dalam kunjungannya di tengah hujan itu, bintang film Maleficent dan Wanted ini bertemu dengan seorang ibu empat anak bernama Khulud yang tinggal di sebuah tenda di Bekaa Valley kawasan Libanon Timur.

Diceritakannya, ibu tersebut lumpuh setelah jadi korban penembakan di Suriah. Jolie begitu tersentuh ketika bertemu wanita tersebut. Menurutnya tidak sekalipun ibu itu menge­luh atau berhenti tersenyum, meskipun kondisi kehidupan­nya memprihatinkan.

“Dia tidak meminta apapun kecuali agar anak-anaknya bisa sekolah dan memiliki kehidupan yang lebih baik,” ucapnya. “Saat aku melihat senyumnya dan dedikasinya pada suami dan bagaimana anak-anaknya merawatnya, aku sangat mengaguminya. Mereka adalah pahlawan un­tukku. Dan aku bertanya pada diriku sendiri, apa yang sudah kita lakukan ketika seorang pejuang seperti ini jadi merasa seperti seorang pengemis,” tambah Duta Khusus PBB un­tuk urusan pengungsi ini.

Meskipun air hujan terus menerpa wajahnya, Jolie tetap dengan berapi-api berbicara kepada media mengenai kondi­si para pengungsi Suriah yang ditemuinya. Dia menyampai­kan ada 6,5 juta orang terlantar di Suriah dan 4,8 juta lainnya mengungsi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Dan sebagian besar mereka yang terlantar ini adalah wanita dan anak-anak. (rmol)

loading...
Click to comment
To Top