Snowden Ungkap Kebohongan FBI Soal Keamanan iPhone: Omong Kosong! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Snowden Ungkap Kebohongan FBI Soal Keamanan iPhone: Omong Kosong!

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Beberapa waktu lalu Apple sempat dihebohkan oleh permintaan Biro Investigasi Federal AS (FBI) untuk mendpat kesediaan Apple membuka kunci pengaman iPhone yang diduga milik teroris pelaku penembakan di San Bernardino.

Permintaan FBI itu ditolak oleh Apple dengan alasan keamanan yang paling prinsip bagi perusahaan meski permintaan FBI sebagai permintaan mulia.

Penolakan Apple berbuntut panjang. Sejumlah raksasa digital pun mendukung sikap Apple. Di anataranya CEO Facebook, Twitter, hingga Google.

Namun ternyata FBI membual dalam hal ini. Pasalnya Edward Snowden bekas pembocor dokumen NSA membeberkan betapa mudahnya membuka sistem keamanan iPhone bagi lembaga sekelas FBI.

“FBI mengatakan bahwa Apple memiliki ‘kemampuan teknis eksklusif’ untuk membuka kunci iPhone, tapi dengan segala hormat, itu cuma omong kosong,” ujar Snowden ketika berbicara dalam konferensi Common Cause’s Blueprint for Democracy, Kamis (10/3/2016).

Snowden beralasan bahwa FBI memiliki opsi lain yang bisa dilakukan sendiri, di samping meminta tolong langsung kepada sang pembuat iPhone.

Sebelumnya, dia memang pernah menjabarkan metode untuk melewati mekanisme pengaman iPhone yang secara otomatis akan menghapus data apabila pengguna salah memasukkan kode PIN sebanyak 10 kali.

Caranya seperti dikutip KompasTekno adalah dengan menyalin keseluruhan isi memori flash iPhone. Chip NAND flash yang menyimpan memori tersebut dicopot untuk dibaca dengan alat khusus yang mampu membaca dan menulis (flashing) ke NAND.

Chip kemudian dipasang kembali untuk mencoba serangkaian kombinasi PIN.

Apabila gagal, FBI tinggal mengulangi langkah di atas dan menyalin kopi memori ke chip NAND iPhone yang isinya telah terhapus.

Hal ini bisa dilakukan berulang-ulang sehingga akhirnya ditemukan kombinasi PIN yang cocok.

Menurut Snowden, metode semacam yang dijabarkannya itu bisa dilakukan oleh banyak penyedia jasa data recovery, apalagi lembaga sekelas FBI.

Melihat bocoran yang diungkap Snowden tentu membuat FBI kebakran jenggot, dan bakal membuat polemik lebih panjang lagi. (pj1)

loading...
Click to comment
To Top